Ketua KPK Serahkan Pemilihan Saksi Kasus Rasuah Iklan ke Penyidik

Ketua KPK Setyo Budiyanto. Foto: Metrotvnews.com/Candra.

Ketua KPK Serahkan Pemilihan Saksi Kasus Rasuah Iklan ke Penyidik

Candra Yuri Nuralam • 8 January 2026 06:38

Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyerahkan pemilihan saksi kasus dugaan rasuah pengadaan iklan kepada penyidik. Belakangan ini, banyak nama mencuat usai eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) diperiksa, salah satunya Artis Aura Kasih.

"Kalau penyidik memang membutuhkan atau pihak-pihak yang harus diperiksa lagi, dipanggil lagi, ya nanti akan disesuaikan," kata Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Kamis, 8 Januari 2026.

Setyo menjelaskan, penyidik memiliki strategi sendiri dalam penyelesaian perkara. Pimpinan KPK tidak mau menginterupsi kasus, apalagi, sudah ada tersangka yang ditetapkan.

"Semuanya dari pimpinan menyerahkan kepada penyidik karena tahapannya sudah ada penetapan tersangka, kemudian ada proses penyidikan," ujar Setyo.

Dalam kasus ini, KPK memanggil eks Gubernur Jawa Barat RK pada Selasa, 2 November 2025. RK membantah terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan iklan. Dia membantah menerima aliran dana terkait perkara tersebut.

Baca Juga :

KPK Fokus Bidik Aset Ridwan Kamil, Bukan Perceraian dengan Atalia

"Kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlebat, menikmati hasilnya dan sebagainya," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 November 2025.

RK mengamini jabatan gubernur di Jawa Barat memiliki tupoksi penting dalam badan usaha milik daerah (BUMD). Namun, tugas itu hanya diketahui jika dilaporkan oleh direksi.

"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi ini kalau dilaporkan, satu, oleh direksi, dua, oleh komisaris selaku pengawas, tiga, oleh kepala biro BUMD," ujar RK.

Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) saat menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Foto: Metrotvnews.com/Candra.

Sebanyak tiga pihak itu disebut tidak melapor kepada RK. Sehingga, dia mengeklaim tidak terlibat kasus rasuah pengadaan iklan di bank daerah, yang tengah diusut KPK.

KPK akan mengecek aliran uang kasus korupsi terkait Ridwan Kamil. Khususnya, kepada pesohor Aura Kasih.

“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik, dan ini penting. Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.

Menurut Budi, salah satu cara mengecek kebenaran informasi itu adalah dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.

“Kami akan cek, dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” kata Budi. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)