Wapres Gibran: Nyepi dan Idulfitri 2026 Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia (@setwapres), Minggu (15/3/2026). (ANTARA/HO-YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia)

Wapres Gibran: Nyepi dan Idulfitri 2026 Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Achmad Zulfikar Fazli • 15 March 2026 15:06

Jakarta: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berharap perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, serta memperkuat persatuan masyarakat Indonesia sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

"Saya berharap perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri tahun ini menjadi momen penting bagi kita semua dalam mempererat persaudaraan serta memperkuat persatuan kita sebagai saudara, sebangsa, dan setanah air," ujar Gibran dalam pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia (@setwapres), dilansir dari Antara, Minggu, 15 Maret 2026.

Menurut Gibran, momentum perayaan hari besar keagamaan tersebut dapat memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

Dia mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada umat Hindu di seluruh Indonesia. Gibran berharap keheningan Nyepi dapat membawa kedamaian, kebijaksanaan, serta semangat baru bagi masyarakat dalam membangun Indonesia.

Wapres turut mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di Indonesia, disertai harapan agar rahmat dan perlindungan Tuhan senantiasa dilimpahkan bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga: 

Pemprov NTB Pastikan Pawai Ogoh-Ogoh dan Takbiran Tetap Digelar

Gibran menilai tahun ini menjadi tahun yang istimewa bagi Indonesia karena perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan ibadah bulan puasa. Sementara itu, Hari Raya Nyepi dilaksanakan berdekatan dengan perayaan Idulfitri.

"Momentum tersebut menegaskan bahwa keberagaman Indonesia bukanlah suatu hal yang dipertentangkan Namun justru merupakan kekuatan bangsa yang mampu hidup berdampingan dalam harmoni yang indah," ujar dia.

Wapres juga menilai keberagaman dalam keyakinan, suku, dan tradisi merupakan jati diri bangsa yang tetap bersatu dalam ikatan persaudaraan yang kuat, serta menjadi anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa yang perlu disyukuri dan dirawat oleh seluruh anak bangsa.

"Ini adalah anugerah Tuhan yang Maha Kuasa untuk Indonesia dan sebagai anak bangsa kita wajib mensyukuri dan merawat kebinekaan kita," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)