Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar
Presiden Prabowo Beberkan Strategi Ekonomi dan Fiskal 2027
Eko Nordiansyah • 14 August 2026 15:57
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto membeberkan strategi ekonomi dan fiskal yang akan ditempuh oleh pemerintah pada 2027. Ia menegaskan, kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara harus bekerja secara sinergis dan semakin solid.
"Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi yang bernilai tambah tinggi harus terus diperkuat," kata Prabowo dalam Pidato Presiden dalam Rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan, program-program unggulan harus bejalan efektif. Prabowo juga menyebut, program perlindungan sosial harus andal, serta pemberdayaan bagi UMKM harus terus digairahkan.
"Dukungan untuk petani, nelayan, guru, dan tenaga kerja yang rentan juga harus diperkuat. Harmonisasi kebijakan pusat dan daerah harus semakin baik dan semakin kokoh. Pemberantasan korupsi dan penegakan hukum harus ditegakan tanpa pandang bulu," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar
8 klaster program pemerintah
Presiden mengatakan, pemerintah memiliki delapan program kerja prioritas nasional (PKPN) untuk 2027. Kedelapan program adalah kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, serta hilirisasi dan industrialisasi.
Selanjutnya, program prioritas pemerintah yakni infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.
"Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, pecepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi," ungkap Prabowo.