Marak Produksi Rumahan Vape Narkoba, Sahroni: Polri-BNN Harus Tingkatkan Sinergi

Wakil Ketua komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.

Marak Produksi Rumahan Vape Narkoba, Sahroni: Polri-BNN Harus Tingkatkan Sinergi

Anggi Tondi Martaon • 5 May 2026 11:27

Jakarta: Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni minta Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) meningkatkan kolaborasi mengungkap dan memberantas peredaran narkoba melalui vape. Sebab, modus peredaran barang haram melalui rokok elektrik tersebut tidak membutuhkan jaringan besar.

“Saya minta Polri bersinergi penuh dengan BNN untuk memberantas pola baru peredaran narkoba lewat medium vape ini," kata Sahroni melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Mei 2026.

Hal itu disampaikan Sahroni merespons penindakan pembuatan cartridge vape narkoba yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Taman Sari, Jakarta Barat. Menurut dia, peredaran narkoba melalui vape ini lebih mudah.

"Dari kasus ini terlihat bahwa memproduksi narkotika model begini tidak butuh jaringan besar, tidak butuh alat rumit, bahkan bisa dilakukan oleh sedikit orang," papar Sahroni.

Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai NasDem itu menilai, penyalahgunaan obat-obat terlarang terus berkembang. Para pengedar selalu berupaya mencari cara baru untuk menjalankan bisnis haram mereka.

"Artinya, barrier penyalahgunaan narkoba ini makin tipis dan makin berbahaya,” ungkap Sahroni.

Ia menegaskan, pola seperti ini tidak boleh dianggap sebagai kasus biasa. Sebab, berpotensi ditiru oleh banyak pihak lain jika tidak ditangani secara masif dan sistematis.

“Kalau pola ini tidak diputus sekarang, ke depan bisa makin banyak ‘pabrik-pabrik kecil’ narkoba model begini bermunculan," sebut Sahroni.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine lab) pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate. Foto: Dok. Polda Metro Jaya.

Oleh karena itu, legislator asal Dapil DKI Jakarta III itu meminta Polri dan BNN harus lebih jeli dalam mengendus peredaran narkoba. Dia mendorong agar peredaran barang haram tersebut diberantas hingga ke akarnya.

"Sikat sampai ke akar-akarnya, telusuri jaringan distribusinya, pemasok bahan bakunya, sampai pembelinya. Jangan beri ruang sedikit pun bagi pola baru peredaran narkoba seperti ini berkembang di masyarakat,” ujar Sahroni.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik Clandestine Lab untuk pembuatan Cartridge Vape yang mengandung narkoba golongan II jenis Etomidate di Taman Sari, Jakarta Barat. Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum,  menyebut pihaknya mengamankan satu terduga pelaku berinisial S, 38. 

Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 34 cartridge siap edar, 49 cartridge bekas isi ulang, 550 kemasan kosong berbagai merek, dan lainnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)