Menteri PPPA, Arifah Fauzi. Metro TV/Randi Al Faras
Sambangi Rumah Duka Korban Perundungan di Subang, Menteri PPPA Minta Sekolah Intropeksi Diri
Ihfa Firdausya • 26 November 2024 22:01
Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengunjungi rumah korban serta berziarah ke makam korban dugaan perundungan dan kekerasan di Subang, Jawa Barat. Arifah juga melakukan audiensi dengan pihak Polsek Blanakan, Subang, untuk menindaklanjuti perkara ini.
"Kami atas nama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), negara hadir untuk, pertama, turut belasungkawa atas meninggalnya AR karena sesuatu yang sebetulnya tidak kita inginkan bersama," kata Arifah di Polsek Blanakan, Subang, Selasa, 26 November 2024.
Dia meminta kejadian ini harus dijadikan introspeksi dan pelajaran berharga untuk seluruh pihak. Intropeksi diri harus dilakukan pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat.
"Karena menurut saya keluarga ini pondasi terbesar untuk mendidik anak-anak kita. Kemudian pihak sekolah semuanya harus introspeksi, dan ketiga adalah masyarakat sekitar. Kita harus bersinergi bersama-sama sehingga kasus seperti ini tidak terjadi lagi," tutur dia.
Baca Juga:
Siswa SD Korban Perundungan Kakak Kelas di Subang Meninggal |
Menurut dia, dengan langkah preventif, sekolah, orang tua, dan masyarakat harus memberikan perhatian lebih kepada anak-anak. "Mungkin ini perlu ditingkatkan, sehingga kita bisa meminimalisasi apa pun yang terjadi yang tidak baik untuk anak-anak kita," ujar dia.
Kasus dugaan perundungan dan kekerasan di satuan pendidikan yang berujung kematian kembali terjadi di Indonesia. Terbaru, siswa kelas 3 SD di Subang, AR, meninggal dunia usai diduga mendapat perundungan dari kakak kelasnya. Korban sempat koma 6 hari.