Novel Baswedan Nilai Firli Jadikan KPK Sebagai Tameng Skandal Pemerasan

Ketua KPK Firli Bahuri. Foto: Istimewa.

Novel Baswedan Nilai Firli Jadikan KPK Sebagai Tameng Skandal Pemerasan

Candra Yuri Nuralam • 20 November 2023 15:18

Jakarta: Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai Ketua KPK Firli Bahuri sedang menggunakan instansinya sebagai tameng terhadap proses hukum terhadap dirinya. Firli terseret dalam skandal dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). 

"Firli menggunakan KPK untuk berlindung saat dirinya akan dijerat pidana karena perbuatannya sendiri," kata Novel melalui keterangan tertulis, Senin, 20 November 2023.

Novel menyebut komisioner lain mengambil sikap terkait ulah Firli tersebut. Mereka seharusnya marah kepada Firli menggunakan lembaga antirasuah melindunginya dari proses hukum kasus pemerasan. 

"Seharusnya pimpinan KPK lainnya marah," ungkap dia

Firli dinilai sudah menggunakan KPK untuk kepentingan pribadi. Narasi serangan balik koruptor yang kerap dicetuskan olehnya dinilai cuma alasan buat memutarbalikkan fakta atas pelanggaran yang dilakukan.

"Dalam pernyataannya, Firli mengesankan bahwa seolah KPK sedang bermasalah, padahal pribadi Firli yang bermasalah atas dugaan tindak pidana korupsi," ujar Novel.

Novel sangat meyakini Firli sedang menggunakan KPK untuk menjadi tameng. Buktinya, kata dia, tidak ada yang mendukung Ketua Lembaga Antirasuah itu ketika membela diri.

"Sampai sekarang kita tidak melihat pegawai KPK ataupun aktivis antikorupsi yang membela Firli bila benar ada corruptor fight back," ucap Novel.

Firli Bahuri menolak mundur dari jabatannya. Desakan itu banyak dicetuskan pegiat antirasuah karena dia terseret skandal pemerasan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Sikap itu diambil karena Firli merasa jasanya masih dibutuhkan oleh KPK. Dia menilai skandal pemerasan cuma upaya serangan balik dari tersangka kasus korupsi.

"Pada prinsipnya negara membutuhkan pengabdian terbaik seluruh anak bangsa dan seluruh penegak hukum untuk tidak mundur dari suatu hadapan tentang kebathilan, terutama menghadapi serangan balik para koruptor," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 20 November 2023.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)