Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan.
Suahasil Resmi Jadi Menkeu, APBN Jadi Fokus Utama hingga 2029
Andika Fauzan Azhari • 14 September 2026 18:19
Jakarta: Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas dan kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 2029. Langkah ini menjadi fokus utama pascapelantikannya sebagai Menteri Keuangan yang baru untuk mengawal keberlanjutan fungsi fiskal nasional.
Pengelolaan anggaran yang fleksibel, namun tetap terukur dipandang sebagai instrumen vital dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. APBN bukan hanya dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat melalui instrumen perlindungan sosial, namun juga dialokasikan secara strategis guna menopang sektor-sektor produktif.
"Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Baik melalui konsumsi masyarakat, melalui investasi, melalui pengeluaran pemerintah, dan lebih-lebih lagi melalui kegiatan ekspor," ujar Menteri Keuangan, Suahasil Nazara usai pelantikan di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Ia juga menambahkan, seluruh jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mempertahankan soliditas dan kredibilitas institusi agar pengelolaan fiskal tetap dapat dipercaya serta diandalkan oleh masyarakat luas.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan.
Melanjutkan agenda fiskal dan menjaga stabilitas
Guna memicu akselerasi ekonomi di masa transisi kepemimpinan, Menkeu memilih untuk fokus pada keberlanjutan program dan tugas fungsi organisasi yang sudah berjalan. Pendekatan ini diambil agar momentum pertumbuhan yang telah terbangun tidak terganggu oleh dinamika pergantian pejabat.
Di samping itu, penguatan penegakan hukum di sektor penerimaan negara termasuk penindakan barang dan komoditas ilegal, tetap menjadi salah satu perhatian utama demi mengamankan basis pendapatan fiskal.
"Ini bagi Kementerian Keuangan adalah melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan. Kita bukan masalah berubah-berubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua tugas fungsi dari Kementerian Keuangan, yaitu untuk menjaga APBN, menumbuhkan ekonomi, menstabilkan ekonomi," tambah Suahasil.
Dengan terjaganya kesinambungan kebijakan fiskal serta solidnya jajaran internal Kemenkeu, ia optimistis APBN dapat terus berfungsi sebagai benteng pertahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang.