Bitcoin Stabil di Level USD84.420, Ini Faktornya

Ilustrasi bitcoin. Foto: Magnific.

Bitcoin Stabil di Level USD84.420, Ini Faktornya

Husen Miftahudin • 25 September 2026 08:44

New York: Harga bitcoin bergerak stabil pada perdagangan Kamis waktu setempat setelah sempat mengalami penurunan. Pergerakan bitcoin berlangsung di tengah tekanan terhadap aset berisiko akibat kenaikan harga minyak, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah, dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
 
Pergerakan pasar kripto secara umum juga masih tertekan. Namun, sebagian besar aset kripto tetap berada di jalur kenaikan mingguan setelah menguat pada awal pekan.
 
Mengutip Investing.com, Jumat, 25 September 2026, harga bitcoin tercatat relatif tidak berubah di level USD84.420,2. Bitcoin masih mencatat kenaikan sepanjang September di tengah respons positif investor terhadap meningkatnya dukungan regulasi dari pemerintah AS.
 
Pergerakan bitcoin sebelumnya tertekan seiring kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun kembali menembus lima persen dan mencapai level tertinggi sejak 2007.
 
Kenaikan tersebut berlangsung setelah data indeks manajer pembelian (PMI) AS menunjukkan aktivitas ekonomi yang kuat. Pernyataan sejumlah pejabat Federal Reserve yang cenderung agresif juga meningkatkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
 
The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pekan sebelumnya dan kembali menegaskan komitmennya terhadap target inflasi tahunan sebesar dua persen. Sikap tersebut turut diperhitungkan pasar dalam memperkirakan arah kebijakan moneter berikutnya.
 
Kenaikan imbal hasil obligasi juga terjadi di sejumlah negara maju. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam 30 tahun pada Kamis. Suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik aset berisiko dan spekulatif seperti Bitcoin. Dalam kondisi suku bunga tinggi, instrumen berbasis utang menawarkan imbal hasil yang relatif lebih menarik bagi investor.
 



(Ilustrasi. Foto: Freepik)
 

Harga kripto lainnya mulai pulih

 
Sejumlah aset kripto selain bitcoin mulai memulihkan sebagian kerugian pada perdagangan Kamis.
 
Sentimen positif turut datang dari perkembangan regulasi aset digital di AS. Optimisme meningkat setelah Securities and Exchange Commission (SEC) mengumumkan pengecualian selama lima tahun untuk penawaran saham berbasis blockchain.
 
Perkembangan tersebut membantu pasar mengabaikan sebagian dampak dari kegagalan Clarity Act dalam proses pengesahan di Kongres AS. 
  • Ether, aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, naik 0,4 persen menjadi USD2.687,72.
  • XRP menguat 3,2 persen menjadi USD1,5470.
  • Sementara itu, BNB naik 1,7 persen.
  • Solana naik 2 persen.
  • Cardano naik 4,7 persen.
  • Di kelompok memecoin, Dogecoin naik 3,7 persen.
  • Token $TRUMP menguat 7,2 persen.

(Husen Miftahudin)