Populer Ekonomi: Promo Alfamidi hingga Harga BBM di Jerman Tembus Rp44 Ribu/Liter

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Populer Ekonomi: Promo Alfamidi hingga Harga BBM di Jerman Tembus Rp44 Ribu/Liter

Eko Nordiansyah • 22 August 2026 08:20

Jakarta: Pemberitaan mengenai deretan promo Alfamidi menjadi berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com, Jumat, 21 Agustus 2026. Selain itu ada pemberitaan mengenai harga bahan bakar minyak di Jerman melonjak hingga Rp44 ribu per liter.

Berikut berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com:

1. Deretan Promo Alfamidi Periode 21-23 Agustus 2026, Ada Harga Spesial hingga Diskon

Alfamidi kembali memberikan promo spesial bagi pelanggan pada akhir pekan 21-23 Agustus 2026. Promo yang ditawarkan pun beragam, mulai harga spesial, beli banyak lebih hemat, hingga diskon capai 30 persen.
Baca selengkapnya di sini

2. Siapa yang Menentukan Desil? Simak Penjelasan Resminya

Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN) menjadi salah satu basis pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial. Di dalam basis tersebut, terdapat pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dikenal sebagai desil.
Baca selengkapnya di sini

3. Harga Bahan Bakar Minyak di Jerman Melonjak, Tembus Rp44 Ribu/Liter

Klub otomotif terbesar di Jerman, Allgemeiner Deutscher Automobil-Club (ADAC) memperingatkan harga bahan bakar minyak yang melonjak setiap minggunya.
Baca selengkapnya di sini

4. Banyak Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi

Penentuan kelompok kesejahteraan atau Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSSN) kini tengah menuai protes dari masyarakat. Ketidakakuratan data dinilai membuat penyaluran bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran, di mana warga yang merasa tidak mampu justru masuk dalam kategori desil tinggi.
Baca selengkapnya di sini

5. Cek Harga Emas Antam Hari Ini, 1 Gram Rp2,725 Juta

Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia pukul 08.58 WIB bergerak stabil dan berada di angka Rp2.725 juta per gram.
Baca selengkapnya di sini

(Eko Nordiansyah)