Polisi Minta Masyarakat Tak Berspekulasi terkait Kematian Lula Lahfah

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.

Polisi Minta Masyarakat Tak Berspekulasi terkait Kematian Lula Lahfah

Siti Yona Hukmana • 28 January 2026 14:38

Jakarta: Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kematian selebgram Lula Lahfah. Hal itu menanggapi informasi yang beredar di media sosial bahwa Lula meninggal karena over dosis.

"Jadi, gini ayolah bijak kita membangun simpati, membangun empati terhadap orang yang sudah meninggal. Jangan bias kita menuduhkan, ini kan rekam digital kepada keluarga kalau kita ingin menyatakan akibat kematian akhirnya harus dilakukan autopsi itu scientific investigation yang harus kita lakukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Januari 2026.

Budi mengatakan kondisi saat pemeriksaan jenazah secara luar akan disampaikan dalam konferensi pers oleh pihak RS Fatmawati. Memang dalam kasus ini tidak dilakukan autopsi atas permintaan keluarga Lula.

Diketahui, dalam proses penyelidikan kematian Lula, penyelidik Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa 10 saksi. Antara lain asisten rumah tangga (ART), supir, asisten pribadi, dua orang teknisi apartemen Essense Darmawangsa, Jakarta Selatan, hingga kekasih Lula, Reza Oktovian alias Reza Arap.

Kemudian, dokter Rumah Sakit (RS) Fatmawati yang melaksanakan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah Lula. Dokter R yang mengeluarkan surat keterangan kematian, hingga petugas medis RS Pondok Indah terkait riwayat medis almarhum Lula. 

Budi menyebut masih ada sejumlah pihak yang perlu dimintai keterangan. Seperti teman Lula berinisial V, yang hingga kini belum hadir; orang yang datang ke Apartemen Essense Darmawangsa setelah penemuan jasad Lula, dokter dari klinik Depok yang mengeluarkan surat keterangan kematian, hingga manajer Lula.

"Kita harus melakukan pemeriksaan, tidak ada maksud lain, kita ingin melihat secara runtun. Kami juga pada saat nanti konferensi pers setelah semuanya terkumpulkan kami akan sampaikan termasuk science crime kedatangan kegiatan didukung dari CCTV yang ada, yang sudah kami rangkum," pungkas Budi.

Selebgram Lula Lahfah. Foto: Instagram @lulalahfah.

Lula ditemukan tidak bernyawa dengan posisi telentang dan kaku di kamarnya Apartamen Essense Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026. Penemuan ini bermula dari asisten rumah tangga (ART) yang curiga Lula tidak merespons dari pagi hingga petang.

Pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 02.00 WIB, Lula terdengar mengerang kesakitan. Diduga kesakitan ini terkait dengan pascaoperasi batu ginjal dan penyakit asam lambung akut yang dideritahya. ART pun melapor ke petugas keamanan apartemen untuk membuka pintu kamar yang terkunci.

Ditemukan Lula dengan kondisi tidak bernyawa dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Petugas keamanan bersama polisi hanya menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI. Lula dibawa ke RS Fatmawati, Jaksel untuk visum.

Namun, pihak keluarga tidak setuju dilakukan visum dengan alasan menjaga privasi korban. Lula dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)