Kapal Negara SAR Ramawijaya mengalami kebakaran saat berada di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara, pada Rabu (22/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Foto: ANTARA/HO-Basarnas
Polda Metro Selidiki Penyebab Kebakaran Kapal Basarnas di Muara Baru
Gabriella Thesa Widiari • 23 July 2026 16:37
Jakarta: Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Negara SAR Ramawijaya. Insiden kebakaran itu terjadi di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara, pada Rabu malam, 22 Juli 2026
"Pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait,' kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo, dilansir dari Antara, Kamis, 23 Juli 2026.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi hingga proses penyelidikan selesai," kata Ardhie.
Penyidik juga akan mendalami prosedur pekerjaan perbaikan kapal yang tengah berlangsung sebelum kebakaran terjadi, termasuk memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Seluruh fakta dan keterangan saksi akan kami dalami untuk mengetahui penyebab kebakaran secara objektif dan apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Ardhie.
Saat ini, penanganan perkara masih dilakukan oleh Ditpolairud Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan lanjutan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Dari keterangan saksi di lapangan, api diduga berasal dari kamar anak buah kapal (ABK) yang berada di lambung kiri kapal.
Hasil interogasi sementara terhadap sejumlah pekerja di lokasi menyebutkan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pekerja bernama Eko yang sedang melakukan pekerjaan penyambungan plat kapal (replating) melihat percikan api dari area kamar ABK. Temuan tersebut segera diberitahukan kepada pekerja lainnya untuk dilakukan upaya pemadaman awal.
.jpeg)
Kapal milik Basarnas Mentawai terbakar di galangan Muara Baru, Jakarta Utara. Foto: Antara.
Dugaan sementara, percikan api berasal dari aktivitas penyambungan plat kapal yang dilakukan di sekitar kamar ABK dan di dalam ruangan tersebut juga terdapat sejumlah peralatan kerja, seperti mesin las dan gerinda. Para pekerja diketahui melaksanakan pekerjaan berdasarkan surat perintah kerja (SPK) dari PT Proskuneo.
Sementara itu, mandor pekerjaan, Feri, mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian karena sedang mengirim material beProses pemadaman melibatkan 15 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi hingga api berhasil dikendalikan.
Hingga saat ini, jumlah korban jiwa maupun nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.