Suami di Gowa Bakar Diri Usai Tikam Istri 27 Kali

Salah satu jenazah pasangan suami istri yang meninggal dunia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin, 5 Oktober 2026. (metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin)

Suami di Gowa Bakar Diri Usai Tikam Istri 27 Kali

Muhammad Syawaluddin • 5 October 2026 19:53

Makassar: Pertengkaran rumah tangga pasangan suami istri (pasutri) di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berujung sangat tragis. Sang suami bernama Anzar (43) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri usai membunuh istrinya, Sariana, 34.

Saksi mata di sekitar lokasi kejadian, Ashabul Kahfi, menceritakan peristiwa tersebut terungkap saat warga mendengar suara rintihan minta tolong yang disertai kepulan asap dari arah dapur rumah korban pada Senin, 5 Oktober 2026.

"Didobrak (pintunya), karena ada api sama asap keluar dan ada suara minta tolong," ujar Ashabul di Kota Makassar, Senin, 5 Oktober 2026.

Merasa ada yang tidak beres, Ashabul bersama sejumlah tetangga memutuskan untuk mencungkil pintu dapur. Saat berhasil masuk, warga dihadapkan pada pemandangan mengerikan. "Di dalam lihat api sama lihat mayat," tambahnya.

Kapolsek Somba Opu Kompol Hambali membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut. Pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan warga terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang memakan korban jiwa.

Setibanya di lokasi, petugas kepolisian mendapati dua jenazah dalam kondisi mengenaskan. "Korban perempuan meninggal dunia akibat beberapa luka tusukan pada bagian dada, punggung belakang, dan lengan. Suaminya meninggal, dia ditemukan bunuh diri dengan cara membakar diri menggunakan bensin," ungkap Hambali.

Ilustrasi - Penemuan mayat. (ANTARA/Handout/am.) (A)

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan di TKP, terungkap fakta betapa brutalnya penganiayaan tersebut. Sang istri dipastikan tewas akibat puluhan tusukan benda tajam.

"Dari hasil pemeriksaan oleh Dokpol, ada sekitar 27 luka tusukan," jelas Hambali.

Usai proses olah TKP rampung, kedua jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut. Saat ini, kasus pembunuhan sekaligus bunuh diri tersebut tengah dalam proses penyelidikan mendalam oleh Unit Reskrim Polsek Somba Opu dan Polresta Gowa guna mengungkap motif di balik pertengkaran maut itu.

(Lukman Diah Sari)