Eksklusif, Penampakan Markas Sindikat Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Markas sindikat judi online jaringan internasional di Hayam Wuruk. Foto: Metro TV

Eksklusif, Penampakan Markas Sindikat Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Joy Jones • 12 May 2026 19:55

Jakarta: Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi secara rahasia. Yakni, di Gedung perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower di Jakarta Pusat.

Metro TV berkesempatan melihat langsung lokasi markas jaringan judi online tersebut. Tampak berbagai perlengkapan perkantoran yang digunakan untuk mengoperasikan judol.

Kantor di lantai 21 tersebut menjadi tempat ratusan WNA selama beberapa bulan di Indonesia. Polisi mengungkap, WNA itu punya peran mengoperasikan judi online di perkantoran tersebut.
 


Dalam kantor itu, terdapat meeting room untuk pertemuan pelaku. Petugas kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara, untuk mengusut kasus tersebut.


Markas sindikat judi online jaringan internasional di Hayam Wuruk. Foto: Metro TV

Pada Kamis, 7 Mei 2026, kepolisian menangkap 321 pelaku operator judi online jaringan internasional, yang mayoritas merupakan Warga Negara Asing (WNA).


Markas sindikat judi online jaringan internasional di Hayam Wuruk. Foto: Metro TV

"Dengan rincian dari warga negara Tiongkok 57 orang, Vietnam 228 orang, Laos 11 orang, Myanmar 13 orang, Malaysia 3 orang, Thailand 5 orang, dan Kamboja 3 orang," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, di Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.


Markas sindikat judi online jaringan internasional di Hayam Wuruk. Foto: Metro TV

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui telah mengoperasikan situs judi online secara terorganisasi selama kurang lebih dua bulan. Polisi menangkap tangan pelaku, saat mereka sedang mengoperasikan sistem perjudian di depan perangkat masing-masing.

Seluruh tersangka memiliki peran spesifik secara terstruktur. Mulai dari pemasaran jarak jauh (telemarketing), bagian keuangan (accounting), hingga layanan pelanggan (customer service).  Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Bareskrim Polri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)