Nessy Kalviya dan Mesakh Mirin Resmi Dilantik jadi Anggota DPR

Pelantikan Nessy Kalviya dari Fraksi NasDem dan Mesakh Mirin dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Foto: TVR Parlemen.

Nessy Kalviya dan Mesakh Mirin Resmi Dilantik jadi Anggota DPR

Fachri Audhia Hafiez • 18 August 2026 14:43

Jakarta: DPR resmi melantik dua anggota penggantian antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024–2029, yakni Nessy Kalviya dan Mesakh Mirin. Pelantikan ini dilaksanakan dalam Rapat Paripurna ke-2 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

"Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 tanggal 22 Juni 2026 dan Nomor 71 tanggal 2 Juli 2026 tentang peresmian pengangkatan antarwaktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat sisa masa jabatan tahun 2024-2029," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin jalannya rapat paripurna, Selasa, 18 Agustus 2026.
 


Dasco menjelaskan Nessy Kalviya dari Fraksi NasDem daerah pemilihan (dapil) Lampung II dilantik menggantikan Tamanuri yang meninggal dunia. Sementara itu, Mesakh Mirin dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dapil Papua Pegunungan dilantik menggantikan Paulus Ubruangge yang terpilih sebagai Wakil Bupati Nduga.

Kedua anggota dewan yang baru dilantik tersebut kemudian membacakan sumpah jabatan. Proses ini dipandu langsung pimpinan rapat.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya, sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya, dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945," ujar Dasco yang dikuti Nessy dan Mesakh.


Pelantikan Nessy Kalviya dari Fraksi NasDem dan Mesakh Mirin dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Foto: TVR Parlemen.

Keduanya juga bersumpah menjalankan kewajiban serta bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi. Lalu, bakal mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. 

"Bahwa saya, akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia," lanjut lafal sumpah tersebut.

(Fachri Audhia Hafiez)