Harga Emas Dunia Naik hingga Tembus USD4.080 Jadi Berita Terpopuler Ekonomi

Ilustrasi emas batangan. Foto: goldmarket.fr

Harga Emas Dunia Naik hingga Tembus USD4.080 Jadi Berita Terpopuler Ekonomi

Husen Miftahudin • 23 July 2026 07:45

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Rabu, 22 Juli 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari harga emas dunia naik hampir dua persen jadi USD4.080 hingga Wall Street menguat.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Harga Emas Dunia Naik Hampir 2% hingga Tembus USD4.080

Harga emas dunia ditutup menguat hampir dua persen pada perdagangan Selasa waktu setempat setelah berulang kali menguji level psikologis USD4.000 per ons sejak pertengahan Juli. Kenaikan logam mulia terjadi di tengah penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Konflik AS-Iran, Brent Dijual USD91/Barel

Harga minyak dunia ditutup menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat setelah meningkatnya risiko gangguan pasokan akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sentimen pasar juga dipengaruhi ancaman kelompok Houthi di Yaman terhadap jalur pelayaran strategis di Laut Merah.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Goldman Sachs Kerek Proyeksi Harga Gas Eropa Gegara Gangguan Hormuz

Goldman Sachs merevisi naik proyeksi jangka pendek harga gas alam Eropa setelah memperkirakan pemulihan ekspor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dari kawasan Teluk Persia berlangsung lebih lambat dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Baca berita selengkapnya di sini.
 


4. UBS Pangkas Zona Beli Perak, Simak Target Harganya

UBS merevisi kisaran harga yang dinilai menarik untuk strategi buy on dip atau membeli saat harga turun. Langkah tersebut diambil setelah harga perak mengalami koreksi tajam dalam beberapa pekan terakhir dan tekanan terhadap logam mulia diperkirakan masih berlanjut dalam jangka pendek.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Wall Street Menguat, Nasdaq Raup Cuan Paling Berlimpah

Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat, didorong oleh reli saham sektor semikonduktor serta laporan keuangan emiten yang melampaui ekspektasi pasar. Sentimen positif tersebut mampu meredam kekhawatiran investor terhadap meningkatnya ketegangan perdagangan dan dinamika geopolitik.

Baca berita selengkapnya di sini.

(Husen Miftahudin)