Rupiah Menguat Usai Trump Melunak soal Greenland

Ilustrasi. Foto: dok MI/Susanto.

Rupiah Menguat Usai Trump Melunak soal Greenland

Ade Hapsari Lestarini • 22 January 2026 16:47

Jakarta: Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini bergerak menguat 40 poin atau 0,24 persen menjadi Rp16.896 per USD dari sebelumnya Rp16.936 per USD. Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp16.902 per USD dari sebelumnya Rp16.963 per USD.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan kurs rupiah dipengaruhi sikap melunak Presiden AS Donald Trump terkait persoalan Greenland.

"Pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Presiden AS Donald Trump menyatakan AS tidak akan mengenakan tarif terkait Greenland setelah mencapai ‘kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan’ dengan pihak-pihak terkait. Ia juga mencatat AS akan terlibat dalam hak mineral Greenland," kata dia kepada Antara, Kamis, 22 Januari 2026.


Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani.
 

Potensi perjanjian terkait Greenland


Mengutip Sputnik, Trump menyampaikan kerangka kerja untuk potensi perjanjian mendatang terkait Greenland dan wilayah Arktik yang lebih luas telah dikembangkan, pascapertemuan dengan Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Mark Rutte.

Jika diselesaikan, perjanjian tersebut dinilai oleh Trump akan memberikan manfaat signifikan, tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi semua negara anggota NATO.

Trump juga menepis upaya penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland, tetapi tetap menginginkan AS mengakuisisi wilayah otonom milik Denmark itu dengan dalih keamanan nasional di tengah meningkatnya pengaruh Tiongkok dan Rusia.

"Pernyataan ini membantu meredakan ketidakpastian seputar potensi ketegangan geopolitik AS-UE (Uni Eropa)," ujar Josua.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)