Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin memberi keterangan kepada media di Jakarta. Foto: ANTARA/Khaerul Izan.
KAI Alokasikan Rp1,1 Triliun untuk Portal Otomatis di 1.404 Perlintasan Sebidang
Fachri Audhia Hafiez • 24 September 2026 09:46
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) bakal mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun untuk memasang portal otomatis di 1.404 Jalan Perlintasan Langsung (JPL) atau perlintasan sebidang. Langkah ini diambil sebagai upaya meminimalkan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
"Target kami di tahun 2027 ada 1.404 JPL ini akan dipasang portal otomatis semua," kata Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 23 September 2026.
Bobby menjelaskan langkah otomatisasi perlintasan sebidang tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini demi menjamin keamanan masyarakat pengguna jalan sekaligus kelancaran operasional kereta api.
Ia menambahkan, pihak KAI telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait pendanaan program prioritas tersebut. Pemasangan portal otomatis pun saat ini terus dilakukan secara bertahap di seluruh titik perlintasan sebidang.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah, di mana ini sudah dianggarkan nilainya Rp1,1 triliun untuk pemasangan portal otomatis di 1.404 JPL,” ujar Bobby.
Dalam waktu dekat, sebanyak 190 JPL yang telah dilengkapi portal otomatis siap untuk dioperasikan. Tahap sosialisasi kepada masyarakat sekitar bakal dilakukan sebelum pengoperasian.

Ilustrasi perlintasan kereta. Foto: Metrotvnews.com/Christian.
Di sisi lain, Bobby tidak menampik adanya kendala dalam proses otomatisasi ini. Terutama resistensi dari oknum warga yang selama ini menjaga perlintasan sebidang secara swadaya.
"Terus terang hambatannya itu masyarakatnya, terutama JPL ini yang dioperasikan dari swadaya karena mereka memungut (uang) ketika ada yang melintas dan ini terus kami sosialisasikan," kata Bobby.
Meski menghadapi tantangan di lapangan, KAI menegaskan terus melakukan pendekatan dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Hal ini demi terciptanya keselamatan bersama dan menekan fatalitas kecelakaan di lintasan kereta api.