Bikin Semrawut, Sahroni Minta Parkir Liar di Blok M Segera Ditertibkan

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Dok. Fraksi NasDem.

Bikin Semrawut, Sahroni Minta Parkir Liar di Blok M Segera Ditertibkan

Anggi Tondi Martaon • 6 May 2026 21:04

Jakarta: Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menertibkan parkir liar di kawasan Blok M. Sebab, keberadaan parkir liar tersebut membuat lalu lintas di Blok M semrawut pada malam hari.

"Dishub harus bisa menata dengan rapi, dan Ditlantas Polda Metro Jaya harus memimpin penertibannya di lapangan,” ujar Sahroni melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.

Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai NasDem itu menyampaikan, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan. Meskipun kawasan Blok M ramai dikunjungi karena dikenal sebagai pusat kuliner dan perputaran ekonominya tinggi.

"Parkir sampai memakan badan jalan, bahkan sampai ke depan instansi vital seperti Kejagung, ini jelas harus ditertibkan. Dishub harus bisa menata dengan rapi, dan Ditlantas Polda Metro Jaya harus memimpin penertibannya di lapangan,” ungkap Sahroni.

Selain soal ketertiban, Sahroni menyoroti tarif parkir yang dinilai tinggi. Menurut dia, hal itu membuat masyarakat kurang nyaman. 

"Ini bikin masyarakat tidak nyaman dan merusak wajah kawasan itu sendiri. Jangan sampai orang datang untuk menikmati kuliner malah dipalak parkir. Jadi Dishub dan Ditlantas harus serius menertibkan hal ini,” tegas Sahroni.

Ilustrasi parkir liar. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.

Kondisi lalu lintas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, terpantau semrawut pada malam hari akibat maraknya praktik parkir liar. Sejumlah kendaraan pengunjung wisata kuliner bahkan sampai memakan badan jalan, khususnya di area depan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. 

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Pasaribu, menyebut bahwa area kuliner kaki lima di Blok M sejatinya merupakan wilayah parkir binaan Dishub. Namun penempatannya tidak seharusnya sampai ke depan kantor pemerintah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)