Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (tengah). Dok Istimewa
Ketum PAN Ingatkan Kadernya Utamakan Kepentingan Rakyat dalam Kerja Politik
M Ilham Ramadhan Avisena • 11 May 2026 17:17
Jakarta: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), mengingatkan kadernya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kader PAN harus selalu mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kerja politiknya.
"Kader PAN harus 1.000 persen berpihak kepada rakyat," ujar Zulhas, dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.
Hal ini disampaikan Zulhas saat pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Jawa Barat periode 2024-2029 di Sultan Raja Hotel and Convention Center, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu, 10 Mei 2026. Ahmad Najib Qodratullah resmi menjabat Ketua DPW PAN Jawa Barat bersama jajaran pengurus baru, termasuk Sekretaris DPW PAN Jabar Ivan Fadila.
Menurut dia, keberpihakan kepada masyarakat tidak cukup dilakukan hanya saat momentum pemilu. Dia meminta kader PAN aktif turun langsung membantu masyarakat secara berkelanjutan, terutama kelompok petani dan nelayan.
Zulhas menilai Jawa Barat memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan nasional. Dengan potensi pangan dan jumlah penduduk yang besar, provinsi tersebut menjadi salah satu penopang utama Indonesia.
Oleh karena itu, dia meminta kader PAN di Jawa Barat terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Kalau Jawa Barat hebat Indonesia hebat, Jawa Barat maju Indonesia maju, Jawa Barat makmur maka Indonesia makmur," kata Zulhas.
Di samping itu, Zulhas memuji susunan kepengurusan DPW dan DPD PAN Jawa Barat yang dipimpin Ahmad Najib Qodratullah bersama Eko Patrio. Dia menilai pelaksanaan Musyawarah Wilayah PAN di Jawa Barat menjadi salah satu yang paling meriah dan penuh semangat dibanding daerah lain.
"Saya kira pelantikan muswil kader-kader paling semangat yang paling heroik ada di Jawa Barat," ujar Zulhas.
Zulhas mengajak seluruh kader PAN untuk membangun target besar menghadapi Pemilu 2029. Dia berharap PAN dapat masuk jajaran tiga besar partai politik nasional melalui kerja kolektif seluruh kader di daerah.

Pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Jawa Barat periode 2024-2029 di Sultan Raja Hotel and Convention Center, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu, 10 Mei 2026. Dok. Istimewa
Baca Juga:
BM PAN Diproyeksikan Jadi Rumah Besar Kader Muda yang Progresif dan Adaptif |
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai Ahmad Najib Qodratullah merupakan sosok yang memahami nilai budaya Sunda dan memiliki kedekatan dengan karakter masyarakat Jawa Barat.
"Ini tokoh yang sangat kuat aspek kesundaannya, walaupun namanya Ahmad Najib. Tapi komitmen tentang kesundaan, ini sangat luar biasa," kata Dedi.
Menurut Dedi, kepemimpinan Ahmad Najib sesuai dengan semangat masyarakat Jawa Barat yang saat ini memberi perhatian besar terhadap sejarah, kemanusiaan, dan lingkungan hidup.
"Sangat cocok jadi Ketua DPW PAN, karena hari ini Jawa Barat lagi memiliki spirit yang luar biasa terhadap sejarah, terhadap kemanusiaan, dan terhadap ekologi," ujar Dedi.
Dedi juga menyinggung posisi Zulhas sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan yang berkaitan erat dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga lingkungan.
"Sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh Ketua Umum DPP Partai PAN menjadi Menko itu amanah leluhur, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, menjaga alam dan lingkungan secara ekologi," tutur Dedi.