Ilustrasi Kamera ETLE. MI/Pius Erlangga.
ETLE di Jakarta Masih Terbatas, Polda Metro Maksimalkan Tilang Drone
Muhammad Adyatma Damardjati • 16 September 2026 13:49
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mendorong penambahan jumlah kamera tilang elektronik (ETLE) di Jakarta untuk mempermudah penegakan hukum pelanggaran lalu lintas. Hal ini merespons terbatasnya jumlah kamera ETLE di Ibu Kota.
Hal itu disampaikan Wibi usai menggelar pertemuan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
"Masih sangat dibutuhkan optimalisasi karena kita masih sangat amat terbatas. ETLE kita ini masih sangat amat sedikit," kata Wibi.
Baca Juga :
"Jadi seandainya besok ETLE kita ini bisa lebih masif lagi, lebih banyak lagi meng-cover di seluruh wilayah, saya rasa untuk penegakan hukum itu bisa sangat amat dimudahkan," ujar Wibi.
Menanggapi hal itu, Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Metro Jaya Arif Fazlurrahman bahwa perangkat ETLE yang beroperasi saat ini tersebat di 150 titik. Dia mengatakan, mayoritas perangkat yang ada merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Saat ini kami sedang mengambil banyak langkah, walaupun kami kedepankan langkah preemtif dan persuasif. Ada ETLE statis yang tersebar di 150 titik yang itu juga hampir semuanya merupakan bantuan dari Pemprov DKI," kata Arif.
Selain ETLE statis, Polda Metro Jaya memiliki perangkat ETLE mobile yang tersematkan di mobil patroli dan ETLE handheld yang digunakan petugas di lapangan. Pihaknya juga mendapat dukungan ETLE drone dari Korlantas.
"Ada juga yang terbaru, kami mendapatkan dukungan dari Korlantas, ETLE drone yang bisa kami terbangkan dengan radius 15 km maksimal dari titik penerbangan," kata Arif.

Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Metro Jaya Arif Fazlurrahman.
Arif mengatakan Polda Metro Jaya terus menyiapkan langkah taktis untuk menertibkan lalu lintas di tengah keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, pihaknya membutuhkan dukungan masyarakat agar budaya tertib berlalu lintas kembali terbangun.
"Kita akan sama-sama bersama beliau akan turun langsung ke beberapa titik yang menjadi titik konsen beliau. Kita akan treatment nanti, kita akan cari solusinya sama-sama," kata Arif.