Ilustrasi - Kampanye "Stop TPPO" untuk menolak perdagangan orang. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
BP3MI Riau Pantau Kondisi Wanita Korban TPPO yang Sakit Kritis di Kamboja
Whisnu Mardiansyah • 6 March 2026 16:10
Siak: Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau memantau kondisi seorang perempuan asal Kabupaten Siak, Susi Yanti Br Sinaga, 22, yang dilaporkan menjadi korban penipuan kerja ke Kamboja. Korban saat ini menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Khmer Soviet Friendship, Phnom Penh.
Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja untuk memantau perkembangan kondisi Susi.
"Kami terus berkoordinasi dengan KBRI Phnom Penh untuk memastikan kondisi saudari Susi Yanti," kata Fanny di Pekanbaru seperti dilansir Antara, Jumat, 6 Maret 2026.
Susi saat ini didampingi kekasihnya, Bram Silitonga, selama menjalani perawatan di ICU. Pihak KBRI Phnom Penh telah menjenguk dan bertemu langsung dengan korban di rumah sakit.
"KBRI menyarankan agar keluarga terus memantau perkembangan kondisi Susi melalui Bram yang berada di lokasi," sebutnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh BP3MI Riau, Susi awalnya dijanjikan bekerja di Malaysia. Namun, ia diberangkatkan ke Kamboja dan hanya menggunakan paspor, sehingga keberangkatannya tergolong ilegal.
Fanny menegaskan pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani persoalan pekerja migran nonprosedural. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri tanpa melalui mekanisme resmi.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menyelidiki dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap korban. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan pihaknya telah mengumpulkan informasi dari keluarga korban di Desa Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak.
"Menanggapi situasi ini, kami tengah mendalami apakah kasus ini murni TPPO atau bagian dari sindikat scam internasional," jelasnya.