DPR menerima masukan dan aspirasi dari asosiasi kepala desa. Foto: Dok. Metro TV.
DPR Terima Aspirasi Kades terkait Urgensi dan Tahapan Pilkades
Fachri Audhia Hafiez • 9 September 2026 12:23
Jakarta: DPR menerima masukan dan aspirasi dari asosiasi kepala desa yang masa jabatannya berakhir pada 2027. Aspirasi ini terkait usulan penyesuaian serta penundaan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akibat kondisi ekonomi dan dinamika di daerah.
"Barusan kita menerima aspirasi dari teman-teman kepala desa yang tergabung dalam AMJ (Akhir Masa Jabatan). Para kepala desa yang akhir masa jabatan di 2027," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Baca Juga :
4 RUU Ditetapkan Sebagai Usul Inisiatif DPR
Dasco menjelaskan para kepala desa menyoroti adanya tekanan ekonomi global yang berdampak langsung pada anggaran daerah. Pelaksanaan tahapan Pilkades dalam waktu dekat dinilai berpotensi membebani keuangan serta memicu dinamika sosial di tingkat pedesaan.
"Mereka menyampaikan aspirasi terkait dengan kondisi saat ini, di mana ada urgensi, kemudian dampak global yang berpengaruh juga akhirnya pada pelaksanaan tahapan Pilkades yang dirasakan mungkin akan membebani situasi keuangan pada saat ini dan juga dinamika yang terjadi di pedesaan-pedesaan," ucap Dasco.
Menanggapi hal tersebut, para kepala desa meminta DPR memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah pusat. Hal ini dimaksudkan agar penentuan jadwal dan tahapan Pilkades dapat dihitung ulang secara matang sesuai dengan kondisi yang tepat.
"Nah, oleh karena itu mereka menyampaikan aspirasi agar dapat disampaikan kepada pihak-pihak terkait, kementerian dan lembaga, untuk dapat melakukan proses-proses tahapan Pilkades nanti pada saat yang tepat dengan hitungan-hitungan waktu yang nanti kemudian akan dikoordinasikan," ujar Dasco.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah). Foto: Dok. Metro TV.
Pimpinan DPR menegaskan akan menindaklanjuti masukan tersebut dengan menjalin komunikasi bersama kementerian dan lembaga teknis terkait. Hal ini guna mencari solusi terbaik bagi pelaksanaan Pilkades mendatang.
"Nah, oleh karena itu kami menerima aspirasi dan kami akan coba melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan hal tersebut," kata Dasco.