Pemprov DKI Pantau Fluktuasi Harga Pangan Jelang Iduladha

Komoditas cabai rawit merah, hijau, dan cabai merah keriting yang dijual pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta. ANTARA/Harianto

Pemprov DKI Pantau Fluktuasi Harga Pangan Jelang Iduladha

Achmad Zulfikar Fazli • 24 May 2026 11:22

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memantau dengan ketat fluktuasi harga pangan menjelang Iduladha agar tetap terkendali. Pemerintah akan berusaha menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Fluktuasi harga menjelang Iduladha adalah fenomena musiman yang sedang kami pantau ketat,” kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 24 Mei 2026.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga kestabilan secara keseluruhan. Terkait pengawasan distribusi dan pasokan pangan, Dinas KPKP juga melakukan berbagai upaya.

“Pengawasan harian oleh Dinas KPKP terhadap pasokan dan distribusi komoditas strategis di pasar-pasar utama Jakarta. Pemantauan rantai pasok dari daerah produsen hingga konsumen, termasuk pengawasan mutu dan keamanan pangan,” jelas Chico.

Koordinasi lintas wilayah dengan pemerintah pusat dan daerah penghasil juga dilakukan untuk mengatasi gangguan pasokan akibat cuaca. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta melakukan transparansi melalui publikasi data harga secara rutin via Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ), sehingga masyarakat dan pedagang bisa memantau perkembangan.

Ilustrasi pangan. Dok. Istimewa

Baca Juga: 

Hujan Sebabkan Kenaikan Harga Pangan di Jakarta

Sebelumnya, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, mengatakan berdasarkan pemantauan pada minggu kedua Mei 2026, sejumlah komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga dibanding pekan sebelumnya.

Cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan sebesar 12,12 persen atau Rp 8.689 per kg, dari Rp 71.664 menjadi Rp 80.354 per kg. Cabai merah keriting naik 5,61 persen atau Rp 2.926 per kg, dari Rp 52.117 menjadi Rp 55.103 per kg.

Harga bawang merah juga meningkat 3,96 persen atau Rp 2.082 per kg, dari Rp 52.615 menjadi Rp 54.697 per kg. Sementara itu, cabai merah TW naik 3,84 persen atau Rp 2.306 per kg dari Rp 60.069 menjadi Rp 62.375 per kg. Adapun cabai rawit hijau mengalami kenaikan 3,05 persen atau Rp 1.773 per kg, dari Rp 58.166 menjadi Rp 59.939 per kg.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)