Ilustrasi, bitcoin. Foto: theguardian.com
Bitcoin Turun 1,6% Sepekan, Tren Penguatan Oktober Gagal Terwujud
Husen Miftahudin • 17 October 2026 08:22
New York: Harga bitcoin melemah pada perdagangan Jumat waktu setempat seiring memburuknya sentimen risiko di pasar keuangan, menyusul tekanan terhadap saham-saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di Wall Street.
Mengutip Investing.com, Sabtu, 17 Oktober 2026, bitcoin turun 0,8 persen menjadi USD81.592,1. Pada sesi sebelumnya, harga aset kripto terbesar di dunia tersebut sempat jatuh di bawah USD80 ribu sebelum kembali pulih akibat aksi beli saat harga melemah.
Secara mingguan, bitcoin terkoreksi 1,6 persen dan menuju penurunan selama dua pekan berturut-turut. Sejak awal Oktober, harganya juga telah turun lebih dari 2 persen. Kondisi tersebut membuat tren penguatan Bitcoin pada Oktober, yang dikenal dengan istilah Uptober, gagal terwujud untuk tahun kedua berturut-turut.
Pergerakan bitcoin sepanjang Oktober dibayangi sejumlah faktor, mulai dari kenaikan imbal hasil obligasi, lonjakan harga minyak, hingga arus keluar dana dari produk investasi berbasis Bitcoin.
Data SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar sekitar USD146,2 juta sepanjang pekan berjalan hingga Jumat. Angka tersebut menempatkan ETF Bitcoin spot pada jalur untuk mengalami arus keluar selama dua pekan berturut-turut.
Tekanan juga datang dari pasar saham teknologi dan AI di Amerika Serikat. Pelemahan saham-saham tersebut turut memengaruhi aset kripto di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek suku bunga AS.
Data inflasi Amerika Serikat pada September yang melampaui perkiraan sebelumnya meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan aset berisiko, termasuk mata uang kripto, karena meningkatkan biaya pendanaan dan daya tarik relatif instrumen investasi berbunga. Tekanan tersebut juga mendorong aksi ambil untung setelah Bitcoin mencatatkan kenaikan signifikan pada kuartal II 2026.
Baca Juga :
Harga Bitcoin Menguat 0,5% ke Level USD82.080
Saham Strategy anjlok 9,6% usai pengumuman MSCI
Di pasar saham, Strategy merosot 9,6 persen pada perdagangan Jumat setelah penyedia indeks global MSCI mengumumkan metodologi indeks baru yang berpotensi menyebabkan perusahaan tersebut dikeluarkan dari sejumlah indeksnya.
Perubahan tersebut menyusul konsultasi mengenai kelayakan perusahaan yang tidak menjalankan kegiatan operasional utama. Strategy dikenal sebagai perusahaan yang memiliki Bitcoin dalam jumlah besar sebagai bagian dari strategi pengelolaan asetnya.
Metodologi baru itu dijadwalkan berlaku pada peninjauan indeks November. MSCI akan mengevaluasi perusahaan berdasarkan kriteria terkait aset operasional dan lima rasio keuangan.
Aturan baru tersebut menggantikan pembatasan sementara yang menargetkan perusahaan dengan kepemilikan aset digital sedikitnya 50 persen dari total aset.
Dalam pernyataannya pada Kamis, MSCI menjelaskan mekanisme penyangga akan diterapkan pada ambang batas kelayakan rasio keuangan serta waktu perusahaan masuk atau keluar dari indeks guna mengurangi frekuensi perubahan konstituen indeks.
MSCI juga menyatakan perusahaan yang belum menjadi anggota indeks tidak dapat ditambahkan apabila gagal memenuhi penyaringan kelayakan dalam salah satu dari dua periode pelaporan tahunan terakhir.
Sementara itu, perusahaan yang sudah menjadi anggota hanya akan dikeluarkan apabila gagal memenuhi penyaringan dalam kedua periode pelaporan tahunan terakhir. MSCI juga dapat mempertimbangkan laporan interim terbaru jika tersedia.
Perubahan metodologi tersebut menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi kelayakan Strategy dalam indeks yang menjadi acuan pengelolaan portofolio sejumlah investor institusional.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Mayoritas aset kripto turun
Pelemahan pasar kripto juga meluas ke sejumlah aset digital lainnya. Mayoritas altcoin tercatat melemah secara mingguan mengikuti pergerakan bitcoin.
- Ether, aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, turun 2,7 persen sepanjang pekan.
- XRP terkoreksi 6,2 persen.
- BNB dan Solana masing-masing melemah 2,7 persen dan 4,4 persen.
- Cardano juga mencatat penurunan sebesar 6,1 persen selama sepekan.
- Di kelompok memecoin, Dogecoin turun 5,5 persen, sementara token TRUMP melemah 3,1 persen.