Ketua DPR: Pertolongan Kesehatan Harus Lebih Mudah Dijangkau Masyarakat

Ketua DPR Puan Maharani. Foto: ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya.

Ketua DPR: Pertolongan Kesehatan Harus Lebih Mudah Dijangkau Masyarakat

Fachri Audhia Hafiez • 2 November 2026 21:47

Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani meminta agar pertolongan kesehatan harus lebih mudah dijangkau masyarakat. Hal itu disampaikan Puan menyusul meninggalnya balita asal Sulawesi Selatan, NS, 1, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

“Pertolongan kesehatan harus lebih mudah dijangkau masyarakat, terutama bagi keluarga yang kurang memiliki akses informasi. Pelayanan dari negara harus bisa jemput bola dalam keadaan tertentu,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 2 November 2026.
 


Kasus meninggalnya NS sempat menjadi sorotan publik setelah balita tersebut diduga tidak mendapat asupan makanan dan susu selama sepuluh hari. Belakangan terungkap bahwa korban mengalami komplikasi sejumlah masalah kesehatan serta kehilangan nafsu makan akibat sakit.

Sebelumnya, NS sempat mengalami demam dan kejang di rumah hingga pihak keluarga meminta bantuan perangkat desa setempat. Korban kemudian dilarikan ke RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja dalam kondisi kritis dan sempat mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU.

Menurut Puan, peristiwa tragis ini harus menjadi evaluasi bersama agar masyarakat bisa memperoleh pertolongan medis sesegera mungkin. Pemerintah didorong memastikan penanganan kesehatan diberikan sejak kondisi anak mulai memburuk, diiringi penguatan sosialisasi dan pendampingan keluarga rentan.


Ilustrasi kesehatan. Foto: Dok. Medcom.id.

Selain itu, ia meminta pemda bersama fasilitas kesehatan menelusuri perjalanan penanganan NS secara menyeluruh dengan tetap menghormati pihak keluarga. Peran perangkat desa di tingkat tapak juga harus dioptimalkan untuk membantu warga.

“Keberadaan layanan perlu disertai kepastian bahwa warga mampu menggunakannya. Kebutuhan transportasi, pendampingan, dan pengasuhan anggota keluarga lainnya dapat memengaruhi keputusan seseorang untuk membawa anak berobat,” ucap Puan.

Puan menegaskan, DPR berkomitmen mengawal tindak lanjut pemerintah agar jangkauan pelayanan kesehatan benar-benar menyentuh keluarga yang paling membutuhkan. Sekaligus memastikan kesinambungan pendampingan bagi anak berisiko kesehatan.

“Setiap keluarga perlu mempunyai kepastian bahwa ketika anak sakit, ada pertolongan yang dapat mereka jangkau,” kata Puan.

(Fachri Audhia Hafiez)