Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri penyerahan uang Rp13,2 triliun dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada negara. Foto: Tangkapan layar.
Presiden Prabowo Ingatkan Jajaran Bersikap Jujur: Siapa yang Tidak Benar, Silakan Minggir
Gabriella Thesa Widiari • 6 October 2026 17:11
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajarannya untuk bersikap jujur dan tidak melakukan penyimpangan. Ia mempersilakan pejabat yang tetap ingin bermain curang untuk mundur.
Hal itu disampaikan saat menghadiri penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.
"Saudara-saudara dalam Satgas ini atau dalam jajaran pemerintahan saya, siapa yang tidak mau terus di atas jalan yang benar, saya persilakan saudara minggir dengan baik," ujar Prabowo.
Di sisi lain, ia mengucapkan terima kasih kepada jajarannya, termasuk Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang masih menegakkan kebenaran. Prabowo mengaku mengetahui banyaknya ancaman terhadap jajarannya yang ingin bekerja dengan benar.
"Saya terima kasih yang masih mau berjuang bersama saya. Berjuang untuk rakyat kita," kata Prabowo.
Ia mengatakan bahwa praktik suap dan perusakan institusi negara telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun hingga menyasar tingkat menteri dan direktur jenderal. Prabowo lantas mengungkapkan dirinya juga berulang kali menjadi sasaran upaya suap dalam dua tahun terakhir.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri penyerahan uang Rp13,2 triliun dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada negara. Foto: Tangkapan layar.
Prabowo menegaskan tidak akan mundur meski menghadapi kekuatan besar yang membayar pendengung atau buzzer hingga mendanai demonstrasi. Pihaknya berkomitmen untuk terus membenahi kebocoran kekayaan negara melalui pendekatan persuasif maupun penegakan aturan secara konsisten.
"Saya paham, kita melihat dan kita berusaha memperbaiki," ujar Prabowo.