Kapolri Minta Densus Antisipasi Teror Jelang Lebaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Polri

Kapolri Minta Densus Antisipasi Teror Jelang Lebaran

Siti Yona Hukmana • 3 March 2026 13:57

Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk meningkatkan kewaspadaan penuh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satunya, mengantisipasi aksi teror.

Kapolri juga meminta jajarannya mempertahankan capaian zero terrorist attack yang berhasil dijaga selama tiga tahun terakhir di tengah memanasnya situasi global.

"Terkait aksi teror, ini juga tentunya menjadi perhatian kita. Di tahun 2023 sampai 2026 kemarin, kita berhasil untuk mencegah terjadinya aksi serangan teror. Artinya kita terus melakukan berbagai macam upaya mulai dari preventive strike,” kata Kapolri dikutip Selasa, 3 Maret 2026.

Listyo mengingatkan ancaman terorisme harus menjadi perhatian serius terutama di tengah dinamika geopolitik internasional. Mantan Kabareskrim Polri itu lantas menyoroti situasi di Timur Tengah, khususnya Iran yang memanas pascakonflik dengan Amerika Serikat dan Israel. 

“Apalagi Iran telah mengibarkan bendera merah sebagai simbol pembalasan dan pertanda serangan yang terjadi di Iran. Ini tentunya menjadi PR bagi rekan-rekan khususnya Densus, untuk bisa mempertahankan Zero Terrorist Attack. Tentunya ini menjadi perhatian kita karena saat ini sedang terjadi konflik global yang memang memiliki potensi akan adanya geliat terkait dengan hal ini,” ungkap Listyo.

Ilustrasi Polri. Foto: Dok. Media Indonesia.

Oleh sebab itu, jenderal polisi bintang empat ini meminta penguatan sinergi dengan unsur intelijen, TNI, dan pemerintah daerah guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama periode mudik dan Lebaran 2026.

“Koordinasi dengan rekan-rekan dari TNI, Pemerintah Daerah, bagaimana kita memantau pendataan ulang terkait dengan kelompok-kelompok teroris dan aktif teror yang saat ini sedang kita ikuti,” ujar Listyo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)