Juru bicara KPK Budi Prasetyo. Foto: Antara.
KPK Ulik Komunikasi RK dengan Pejabat Terkait Rasuah Iklan
Candra Yuri Nuralam • 5 February 2026 08:32
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mendalami komunikasi eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dengan pejabat terkait kasus dugaan rasuah pengadaan iklan. Penyidik menduga ada sejumlah uang terkait perkara masuk ke kantong RK, dan sudah dibelikan aset.
"Apakah komunikasi dilakukan langsung atau juga melalui perantara? Itu semuanya didalami. Komunikasinya terkait dengan apa? itu juga," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Pendalaman komunikasi RK dalam kasus ini diulik dengan menelusuri aktivitas eks Gubernur Jawa Barat tersebut. Ada sejumlah saksi terkait yang sudah diperiksa.
"Nah, dari sini kemudian KPK menelusuri aktivitas dari Pak RK selaku gubernur pada saat itu. Ya, baik aktivitas di dalam maupun di luar negeri," ujar Budi.
"Pembiayaannya dari mana? Apakah full dari APBN atau seperti apa? Termasuk sebelumnya juga KPK mendalami sumber-sumber penghasilan Pak RK. Selain sebagai gubernur, apakah ada penghasilan lainnya? Ini kemudian di-cross dengan aset-aset yang dimiliki," ujar Budi.
Dalam kasus ini, KPK memanggil eks Gubernur Jawa Barat RK pada Selasa, 2 November 2025. RK membantah terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan iklan. Dia membantah menerima aliran dana terkait perkara tersebut.

Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
"Kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlebat, menikmati hasilnya dan sebagainya," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 November 2025.
RK mengamini jabatan gubernur di Jawa Barat memiliki tupoksi penting dalam badan usaha milik daerah (BUMD). Namun, tugas itu hanya diketahui jika dilaporkan oleh direksi.
"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi ini kalau dilaporkan, satu, oleh direksi, dua, oleh komisaris selaku pengawas, tiga, oleh kepala biro BUMD," ujar RK.
Tiga pihak itu disebut tidak melapor kepada RK. Sehingga, dia mengeklaim tidak terlibat kasus rasuah pengadaan iklan di bank daerah, yang tengah diusut KPK.
KPK akan mengecek aliran uang kasus korupsi terkait Ridwan Kamil. Khususnya, kepada pesohor Aura Kasih.
“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik, dan ini penting. Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.
Menurut Budi, salah satu cara mengecek kebenaran informasi itu adalah dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.
“Kami akan cek, dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” kata Budi.