Ilustrasi - Penemuan mayat. ANTARA/Handout/am. (A)
Polda Metro Jaya Selidiki Temuan Potongan Kaki Manusia di Sungai Limo Depok
Siti Yona Hukmana • 20 August 2026 12:20
Jakarta: Potongan tubuh diduga potongan tubuh, ditemukan dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo saat pembersihan rutin di area sungai di aliran Sungai Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu, 19 Agustus 2026. Temuan itu langsung diselidiki Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
"Petugas SDA sedang pembersihan di sungai, kemudian ditemukan ada potongan tubuh bagian diduga kaki. Dari petugas tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian," kata Ketua Tim Khusus (Katimsus) 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 20 Agustus 2026
"Potongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan forensik," ucap Breggy.
Breggy menyebut pemeriksaan medis itu dilakukan untuk memastikan keabsahan temuan tersebut serta menguji keterkaitannya dengan dugaan kasus mutilasi sebelumnya. Di sisi lain, aliran Sungai Limo diketahui tersambung dengan sistem aliran Kali Licin.
"Kami mengirimkan potongan tubuh tersebut ke forensik Kramat Jati untuk pendalaman lebih lanjut, untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu," ujar Breggy.
Kepolisian masih mencari potongan kaki korban mutilasi yang sebagian tubuhnya ditemukan di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok.
"Tim dari Penyidik Satreskrim Polres Depok bersama-sama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus berupaya mencari potongan badan bagian bawah, dua kaki, ya, yang dibuang oleh tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin di Jakarta pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Dia membeberkan ada dua kendala utama dalam pencarian potongan tubuh tersebut. Yakni titik pasti tersangka membuangnya serta aliran air.

Ilustrasi korban pembunuhan. Foto: dok. Medcom.
"Masalah titik kepastian pelaku membuangnya di mana awalnya. Kemudian, ada aliran air juga yang bisa cukup untuk membawa potongan itu terbawa arus, sehingga kami harus menelusuri aliran sungai," tutur Iman.
Terkait durasi pencarian, kata dia, pihaknya harus mengatur ritme tim pencarian potongan tubuh korban demi efektifitas. Tim dari K-9 dipastikan terus mencari hingga ditemukan sisa potongan tubuh korban.
Kasus penemuan mayat korban mutilasi yang terbungkus di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, berhasil diungkap setelah pelaku dibekuk Subdit Resmob Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan korban bernama Kunaefi, 51, warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, diduga dibunuh pelaku berinisial SA, 26.