Ilustrasi lowongan kerja (loker). Foto: Antara.
Pemkot Jakbar Segera Panggil Korban dan Terduga Penyedia Loker Palsu
Anggi Tondi Martaon • 10 July 2026 19:48
Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) bakal memanggil terduga penyedia lowongan kerja (loker) bodong berserta korban yang merasa dirugikan pada pekan depan. Kedua pihak akan dipanggil secara terpisah untuk dimintai keterangan.
"Senin (13 Juli 2026) atau Selasa (14 Juli 2026) kami panggil. Jadi antara perusahaannya (terduga penyedia loker bodong) dipanggil, serta korban atau yang pemohon cari kerja itu. Jadi masing-masing dipanggil dulu, kami tanyai dulu," kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah dikutip dari Antara, Jumat, 10 Juli 2026.
Iin menyebut Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) telah melakukan inspeksi ke lokasi terduga penyalur loker bodong tersebut. Inspeksi dilakukan pada Rabu dan Kamis, 8-9 Juli 2026.
.jpeg)
Ilustrasi lowongan kerja (loker). Foto: MI.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, terduga penyalur bersedia untuk menghadap ke Pemkot Jakbar pekan depan.
Sebelumnya, oknum kelompok diduga penyedia loker bodong di kawasan ruko Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat, mengakui sebagai penyalur dari perusahaan yang mencari pekerja. Hal tersebut disampaikan Iin terkait hasil inspeksi petugas Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) di lokasi kelompok bersangkutan beroperasi.
Namun, pihak Pemkot Jakbar belum mengetahui identitas atau keberadaan perusahaan yang dimaksud hingga kini. Sudin Nakertransgi masih mengusut perusahaan tersebut.
Beberapa kasus rekrutmen bodong di Jakbar mencuat, pasalnya para pelamar diketahui harus mengeluarkan uang dalam jumlah cukup besar demi lowongan pekerjaan yang diharapkan, namun mereka tak kunjung mendapat kejelasan.