Pemandangan kota Tel Aviv di Israel pada malam hari. (Anadolu Agency)
Sering Dibahas dalam Konflik Timur Tengah, Apa Itu Konsep Greater Israel?
Willy Haryono • 8 March 2026 10:58
Jakarta: Istilah Greater Israel sering muncul dalam perdebatan politik dan geopolitik Timur Tengah, terutama terkait konflik Israel–Palestina.
Istilah tersebut merujuk pada gagasan tentang wilayah Israel yang lebih luas dibandingkan batas negara Israel saat ini.
Konsep Greater Israel kerap disalahpahami karena memiliki makna berbeda tergantung konteksnya, mulai dari interpretasi sejarah, ideologi politik tertentu, hingga narasi dalam debat geopolitik modern.
Merangkum dari beragam sumber, berikut beberapa fakta penting untuk memahami konsep Greater Israel.
1. Istilah Greater Israel Berasal dari Interpretasi Sejarah
Konsep Greater Israel berkaitan dengan interpretasi wilayah yang dalam tradisi sejarah Yahudi disebut sebagai “Tanah Israel” (Land of Israel). Dalam sejumlah interpretasi sejarah dan teks kuno, wilayah tersebut digambarkan mencakup area yang lebih luas dibandingkan negara Israel modern.Namun batas wilayahnya tidak memiliki definisi tunggal dan berbeda-beda dalam berbagai interpretasi.
2. Tidak Ada Batas Wilayah yang Disepakati
Salah satu hal yang sering membingungkan adalah bahwa tidak ada peta resmi yang disepakati tentang Greater Israel.Dalam beberapa interpretasi ekstrem, wilayah ini disebut mencakup bagian dari:
- Palestina
- Yordania
- Lebanon
- Suriah
- Irak
- Mesir
Namun interpretasi tersebut sangat bervariasi dan sering muncul dalam diskursus ideologis, bukan kebijakan resmi negara.
Baca juga: Apa itu Dataran Tinggi Golan, dan Apa Artinya bagi Israel dan Suriah?
3. Tidak Menjadi Kebijakan Resmi Pemerintah Israel
Pemerintah Israel secara resmi tidak memiliki kebijakan negara yang disebut Greater Israel. Konsep Greater Israel lebih sering muncul dalam diskusi ideologis, akademik, atau dalam pandangan sebagian kelompok politik tertentu.4. Sering Digunakan dalam Debat Politik Timur Tengah
Istilah Greater Israel sering muncul dalam retorika politik di kawasan Timur Tengah.Sebagian pihak menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kekhawatiran tentang ekspansi wilayah Israel, sementara pihak lain menilai istilah tersebut sering digunakan secara politis atau polemis dalam konflik regional.
Karena itu, istilah ini menjadi salah satu topik yang sering diperdebatkan dalam diskursus geopolitik.
5. Berkaitan dengan Konflik Israel–Palestina
Dalam konteks modern, konsep Greater Israel sering dikaitkan dengan perdebatan mengenai:- Masa depan wilayah Palestina
- Status Tepi Barat
- Permukiman Israel di wilayah sengketa
Isu-isu ini menjadi bagian penting dari konflik Israel–Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
6. Banyak Digunakan dalam Diskursus Geopolitik dan Media
Istilah Greater Israel kini sering muncul dalam:- Analisis geopolitik
- Diskusi akademik
- Debat politik internasional
- Media sosial
Namun para peneliti menekankan bahwa konsep Greater Israel perlu dipahami secara kontekstual, karena maknanya dapat berbeda tergantung siapa yang menggunakannya.