Tokoh Nasional Diminta Tak Menyesatkan Publik

Ilustrasi pidato di podium. Foto: Freepik

Tokoh Nasional Diminta Tak Menyesatkan Publik

M Sholahadhin Azhar • 2 May 2026 20:01

Jakarta: Video yang diunggah Ketua Majelis Syura Partai Ummat, disorot. Ketua DPP Arus Bawah Prabowo (ABP), Supriyanto, mengecam video yang diduga memuat ujaran kebencian itu.

"Ini bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran. Pernyataan ini jelas halusinasi dan menyesatkan publik," kata Supriyanto, dalam keterangan yang dikutip Sabtu, 2 Mei 2026.

Pihaknya merespons hal itu dengan langkah hukum. Sebab, narasi yang dibangun telah melewati batas kewajaran. Karena, telah menyeret isu moralitas pribadi tanpa bukti.

"Kalau kritik disampaikan dengan data dan argumen, itu sehat. Tapi kalau yang disebar adalah asumsi liar, gosip, dan insinuasi keji, itu bukan lagi demokrasi. itu pembunuhan karakter," lanjut Supriyanto.
 


Dia menilai pernyataan itu telah kehilangan pijakan rasional. Serta, bukan lagi berada di ranah diskursus politik yang sehat.


Ilustrasi pidato di podium. Foto: Freepik

"Pernyataan seperti ini lebih mirip opini halu yang dipaksakan menjadi fakta. Sangat disayangkan jika keluar dari seorang tokoh yang dulu dikenal sebagai bagian dari gerakan reformasi," ujar Supriyanto. 

Langkah hukum yang tengah disiapkan disebut akan menyasar dugaan pencemaran nama baik. Serta, penyebaran informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya di ruang publik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)