Polda Metro Tingkatkan Patroli Malam Cegah Tawuran di Jakarta

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin.

Polda Metro Tingkatkan Patroli Malam Cegah Tawuran di Jakarta

Metro TV • 9 September 2026 12:46

Jakarta: Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli malam di sejumlah wilayah Jakarta. Hal ini guna mengantisipasi dan memutus potensi aksi tawuran pemuda.

"Kami terus meningkatkan kegiatan patroli untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, termasuk aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 9 September 2026.
 


Peningkatan patroli difokuskan pada jam-jam rawan, khususnya dari malam hingga dini hari, dengan menempatkan personel di titik lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran petugas di lapangan ditujukan untuk membubarkan kerumunan pemuda yang berpotensi memicu bentrokan.

Selain meningkatkan intensitas pemantauan dan penindakan di lapangan, kepolisian meminta peran aktif dari pihak keluarga untuk memantau kegiatan anak-anak mereka. Sehingga, tidak terjerumus dalam aksi kejahatan jalanan.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110," imbau Budi.


llustrasi tawuran. Foto: Dok. Media Indonesia.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak main hakim sendiri atau mengambil tindakan secara mandiri jika menemukan indikasi tawuran. Setiap potensi gangguan keamanan diimbau untuk segera dilaporkan ke Call Center Polisi 110 agar dapat secepatnya ditindaklanjuti oleh petugas.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan bahwa kehadiran personel secara langsung di lapangan menjadi langkah krusial. Khususnya dalam pencegahan awal.

"Langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat," ujar Henik.

Langkah preventif ini kembali diperketat usai penangkapan seorang pemuda yang diduga terlibat aksi tawuran di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa dini hari, 8 September 2026. Peristiwa tersebut menegaskan bahwa potensi bentrokan antarkelompok pemuda masih menjadi ancaman kamtibmas yang memerlukan pengawasan ketat.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Fachri Audhia Hafiez)