Ilustrasi ojek online. Foto: Dok. Metro TV.
Status UMKM Pengemudi Ojol Mesti Membuat Semakin Berdaya
Fachri Audhia Hafiez • 14 August 2026 01:18
Jakarta: Penetapan status Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi pengemudi ojek online (ojol) dinilai mesti memberikan dampak nyata terhadap pemberdayaan mereka. Sehingga, tak sekadar pemenuhan status administratif sebagai wirausaha.
“Status UMKM harus membuat pengemudi semakin berdaya, bukan hanya secara administratif menjadi wirausaha,” tegas Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini dalam keterangannya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Yahya menjelaskan bahwa DPR sangat mendukung upaya memberikan kepastian status profesi pengemudi ojol. Hal ini demi memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kualitas hidup pengemudi beserta keluarganya.
“Tentunya DPR sangat mendukung pemberian kepastian status profesi pengemudi ojol karena dapat memperkuat perlindungan sosial dan kualitas hidup driver ojol beserta keluarganya," ucap Yahya.
.jpeg)
Ilustrasi ojek online. Foto: Dok. Metro TV.
Ia menilai penetapan status UMKM ini didorong dijadikan momentum untuk memperluas kepesertaan aktif jaminan sosial bagi pengemudi. Terutama perlindungan dari risiko keselamatan saat beraktivitas di jalan.
Yahya mendorong agar mekanisme jaminan sosial bagi para pengemudi dirancang dengan sederhana dan menganut prinsip gotong royong yang melibatkan pemerintah, pengemudi, dan perusahaan aplikator secara proporsional.
“Pengakuan sebagai pelaku usaha harus menjadi pintu masuk bagi negara untuk semakin mengenali dan menjangkau jutaan masyarakat yang memperoleh penghidupan melalui ekonomi platform,” ujar Yahya.