Teras Cihampelas Bandung Dibongkar Usai Idulfitri

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan

Teras Cihampelas Bandung Dibongkar Usai Idulfitri

Roni Kurniawan • 6 February 2026 20:16

Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan kepastian pembongkaran Teras Cihampelas dapat diperoleh pada semester pertama 2026. Proses pembongkaran kawasan ikonik tersebut rencananya dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri, asalkan seluruh tahapan administrasi, audit teknis, dan perizinan telah rampung.

"Teras Cihampelas saat ini memang masih dalam proses pengajuan izin. Kami sedang melakukan audit teknis terlebih dahulu karena semuanya harus betul-betul matang," kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Pendopo Kota Bandung, Jumat, 6 Februari 2026.

Menurut Farhan, Pemkot Bandung juga telah melakukan konsultasi hukum dengan bagian Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejaksaan Negeri Bandung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan potensi pelanggaran hukum maupun kerugian negara.
 


"Pada saat yang bersamaan, kami juga sudah melakukan konsultasi kepada Kasidatun dari Kejaksaan Negeri, yang kemudian akan mengonsultasikannya dengan Korsupgah KPK, supaya ketika pembangunan dilakukan tidak ada potensi kerugian negara," jelas Farhan.

Farhan menargetkan, pada semester pertama tahun ini sudah ada kepastian terkait arah kebijakan Teras Cihampelas, baik dari sisi desain, status aset, maupun skema pembiayaan. "Saya inginnya sih semester satu sudah ada kepastian," ungkap Farhan.


Teras Cihampelas Bandung. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Terkait konsep penataan kawasan, Farhan menyebut Teras Cihampelas dinilai gagal dioptimalkan sebagai pusat aktivitas UMKM. Bahkan, kawasan ini justru menimbulkan persoalan baru, terutama terkait aspek keamanan.

"Tantangan dari pengelolaan Teras Cihampelas adalah kawasan ini gagal kita optimalkan sebagai tempat UMKM, malah justru menjadi lokasi dengan ancaman keamanan yang cukup tinggi," sahut Farhan.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung berencana mengembalikan kawasan Jalan Cihampelas ke fungsi awalnya sebagai ruang pejalan kaki, sekaligus menambahkan area ruang hijau.

"Makanya, kita akan kembalikan dulu ekosistem Jalan Cihampelas dengan pohon-pohon peneduhnya. Istilahnya itu yang megah, magnificent, majestic. Jadi kalau orang jalan kaki di bawah pepohonan, terasa keindahannya. Sekarang kan rasanya seperti berjalan di kolong jembatan," ungkap Farhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)