Tempat kejadian perkara kematian mahasiswa Fisipol UKI. Foto: Metrotvnews.com/Christian
Ayah Kenzaha Sebut Anaknya Kerap Jadi Korban Bullying di UKI
Christian • 8 April 2025 11:33
Jakarta: Ayah Kenzaha Walewangko, Happy Walewangko, mengungkap anaknya kerap jadi korban perundungan di Universitas Kristen Indonesia (UKI), beberapa bulan sebelum meninggal. Kenzaha kerap menceritakan ini kepada sang kakak, Victory.
"Kenzaha sempat curhat ke abangnya kalau dia kerap di-bullying para senior di UKI," ucap Happy saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa, 8 April 2025.
Berdasarkan cerita Kenzaha, perundungan dilakukan oleh senior yang dari luar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Kenzaha pernah di suruh berguling-guling oleh sejumlah senior. Akibat bullying tersebut, Kenzaha disebut sempat mengeluh dan enggan kuliah.
"Dia waktu itu cerita para senior tersebut berasal dari Fakultas Hukum," ungkapnya.
| Baca juga: Keluarga Tagih Hasil Autopsi Mahasiswa UKI Tewas Dikeroyok |
Kenzaha Walewangko, 22 seorang mahasiswa Fisipol UKI tewas diduga dikeroyok sejumlah mahasiswa fakultas lain. Pengeroyokan diduga dilakukan di lahan parkiran motor UKI, Cawang Jakarta Timur, Selasa 4 Maret 2025 pukul 20.00 WIB.
Sudah sekitar sebulan kelanjutan kasus kematian Kenzaha masih belum terang. Pihak keluarga bahkan mengaku tak kunjung menerima informasi hasil autopsi. Pihak keluarga Kenzaha berencana melaporkan Kapolres Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly dan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahaean ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.