Kawasan Fatahillah Kota Tua Disiapkan Jadi Pusat Seni Kreatif Bergaya Belanda

Kawasan Kota Tua. Foto: Metrotvnews/M Alvi

Kawasan Fatahillah Kota Tua Disiapkan Jadi Pusat Seni Kreatif Bergaya Belanda

Muhammad Alvi Randa • 18 April 2026 22:40

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kawasan Taman Fatahillah, Kota Tua, sebagai pusat ekspresi seni dan budaya dengan penguatan identitas arsitektur bergaya Belanda. Penataan ini menjadi bagian dari program revitalisasi besar untuk menyambut 500 tahun Jakarta pada tahun 2027.

Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua, Denny Aputra, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan fungsi kawasan Fatahillah. Yakni, sebagai ruang publik yang hidup, inklusif, dan berkarakter historis.

“Kami akan memaksimalkan area Taman Fatahillah menjadi ruang ekspresi seni dan budaya dengan penguatan gaya arsitektur Belanda.” ujar Denny Sabtu,18 April 2026.

Deny menjelaskan, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi kenyamanan pengunjung. Pemerintah akan menambah ruang terbuka hijau serta menata ulang area, agar lebih ramah bagi aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Revitalisasi ini juga terintegrasi dengan rencana besar pengembangan Kota Tua secara bertahap. Saat ini, tim revitalisasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno masih menyusun master plan sebagai acuan utama pembangunan.

Menurut Denny, setiap kelompok kerja (pokja) telah menyusun rencana aksi masing-masing, mulai dari aspek infrastruktur, ekonomi kreatif, hingga pelestarian cagar budaya. Seluruh rencana tersebut kini dalam tahap integrasi agar sejalan dengan konsep yang telah dibuat.
 


“Semua masih berproses, kami mulai dari penyusunan master plan, kemudian dilanjutkan dengan tahapan pelaksanaan secara bertahap,” Ungkap Deny.

Selain itu, pemerintah juga berencana memperluas titik aktivitas masyarakat tidak hanya terpusat di Fatahillah. Salah satunya dengan mengembangkan kawasan Kota Intan sebagai ruang publik alternatif yang lebih tertata. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus menciptakan pemerataan aktivitas ekonomi di kawasan Kota Tua.


Kawasan Kota Tua. Foto: Metrotvnews/M Alvi

Di sisi lain, pemerintah tetap mempertahankan nilai historis kawasan. Penataan dilakukan tanpa menghilangkan karakter asli bangunan dan ruang kota yang menjadi bagian dari warisan budaya Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta menargetkan wajah baru Kota Tua, khususnya kawasan Fatahillah, mulai terlihat menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)