KPK Selisik Kasus Dana Hibah Jatim lewat 10 Saksi

Jubir KPK Budi Prasetyo/Metro TV/Candra

KPK Selisik Kasus Dana Hibah Jatim lewat 10 Saksi

M Sholahadhin Azhar • 14 April 2026 18:15

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 10 saksi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Pemanggilan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan dana hibah, untuk kelompok masyarakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2019-2022.

"Pemeriksaan 10 saksi bertempat di Polres Bangkalan, Jatim," ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip dari Antara, Selasa, 14 April 2026.

Budi mengatakan para saksi tersebut terdiri atas SH selaku Ketua Pokmas Al Akhyariyah, MA selaku Ketua Pokmas Laksamana Agung, MN selaku Ketua Pokmas Serrang, MJ selaku Ketua Pokmas AS Sobur, dan MD selaku Ketua Pokmas Sentosa.
 


Kemudian MI selaku Ketua Pokmas Bumi Suci, SY selaku Ketua Pokmas Syafa’ah, AI selaku Ketua Pokmas Ghempang, MP selaku anggota Pokmas Duta Jaya serta ZN selaku anggota Pokmas Manila.

KPK mengumumkan penetapan 21 orang tersangka dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah Jatim.


Jubir KPK Budi Prasetyo/Metro TV/Candra

Pengembangan perkara tersebut terkait kegiatan operasi tangkap tangan pada Desember 2022, yakni terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim 2019-2024 Sahat Tua Simanjuntak.

Pada 2 Oktober 2025, KPK mengumumkan identitas 21 tersangka kasus tersebut. Namun, pada 16 Desember 2025, KPK menghentikan penyidikan untuk salah satu tersangka karena telah meninggal dunia, yakni Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024 Kusnadi (KUS).

Sebanyak 20 tersangka adalah sebagai berikut:

A. Tiga tersangka penerima suap kasus dana hibah Jatim
  1. Wakil Ketua DPRD Jatim 2019-2024 Anwar Sadad (AS)
  2. Wakil Ketua DPRD Jatim 2019-2024 Achmad Iskandar (AI)
  3. Staf Anwar Sadad, Bagus Wahyudiono (BGS)

B. 17 tersangka pemberi suap kasus dana hibah Jatim
  1. Anggota DPRD Jatim 2019-2024 Mahfud (MHD)
  2. Wakil Ketua DPRD Sampang 2019-2024 Fauzan Adima (FA)
  3. Wakil Ketua DPRD Probolinggo 2019-2024 Jon Junaidi (JJ)
  4. Pihak swasta dari Sampang, Ahmad Heriyadi (AH)
  5. Pihak swasta dari Sampang, Ahmad Affandy (AA)
  6. Pihak swasta dari Sampang, Abdul Motollib (AM)
  7. Pihak swasta dari Probolinggo, atau saat ini anggota DPRD Jatim 2024-2029 Moch. Mahrus (MM)
  8. Pihak swasta dari Tulungagung, A. Royan (AR)
  9. Pihak swasta dari Tulungagung, Wawan Kristiawan (WK)
  10. Mantan Kepala Desa dari Tulungagung, Sukar (SUK)
  11. Pihak swasta dari Bangkalan, Ra Wahid Ruslan (RWR)
  12. Pihak swasta dari Bangkalan, Mashudi (MS)
  13. Pihak swasta dari Pasuruan, M. Fathullah (MF)
  14. Pihak swasta dari Pasuruan, Achmad Yahya (AY)
  15. Pihak swasta dari Sumenep, Ahmad Jailani (AJ)
  16. Pihak swasta dari Gresik, atau saat ini anggota DPRD Jatim 2024-2029 Hasanuddin (HAS)
  17. Pihak swasta dari Blitar, Jodi Pradana Putra (JPP).

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)