KontraS Bantah Isu Pencangkokan Mata Aktivis Andrie Yunus

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

KontraS Bantah Isu Pencangkokan Mata Aktivis Andrie Yunus

Fachri Audhia Hafiez • 16 March 2026 15:57

Jakarta: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya tindakan pencangkokan mata terhadap aktivis Andrie Yunus. Korban penyiraman air keras tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

“Info yang beredar katanya mata Andrie dicangkok dan lain sebagainya itu salah, kami dari KontraS mengonfirmasi bahwa itu salah berkaitan dengan treatment,” tegas Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, dilansir Antara, Senin, 16 Maret 2026.
 


Jane menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan langkah-langkah medis yang tepat pascakejadian pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Saat ini, fokus tim dokter adalah menangani reaksi inflamasi atau peradangan akibat paparan cairan asam yang mengenai organ penglihatan Andrie.

“Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah berhasil menangani setidaknya penanganan pertama terhadap kondisi dari adanya reaksi inflamasi dari adanya paparan cairan air keras atau dalam hal ini cairan asam ke mata rekan kami Andrie Yunus,” jelasnya.

Meski tindakan pertama telah berhasil dilakukan, Jane menyebut korban masih memerlukan waktu pemulihan yang belum bisa ditentukan batasnya. Ia berkaca pada kasus serupa yang menimpa mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, di mana proses regenerasi jaringan kulit dan mata memakan waktu hingga berbulan-bulan.

“Korban sedang ada di ruang high care unit dan itu tidak bisa kita pastikan berapa lamanya. Berkaca juga dari penanganan mata maupun kulit yang dialami oleh Novel Baswedan saja memakan waktu berbulan-bulan gitu ya,” tambah Jane.


Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina (ketiga kiri) dalam konferensi pers di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA/Muhammad Rizki.

Terkait detail rekam medis dan perkembangan kesehatan secara menyeluruh, KontraS menyatakan hal tersebut sepenuhnya merupakan wewenang pihak RSCM. Namun, Jane memastikan bahwa Andrie akan menjalani serangkaian tindakan medis yang komprehensif.

“Andrie akan menjalankan sejumlah tindakan medis tidak hanya berkaitan dengan mata saja, berkaitan dengan kulit dan lain sebagainya, tapi itu nanti jawabannya akan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit,” kata Jane.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)