Pramono Harap Sinergi dengan MUI Memperkuat Perdamaian di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Pramono Harap Sinergi dengan MUI Memperkuat Perdamaian di Jakarta

Muhammad Adyatma Damardjati • 11 August 2026 18:01

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam merangkul para pemuka agama. Langkah ini guna menjaga stabilitas sosial, kerukunan umat, dan kedamaian di Jakarta.

"Kami sungguh berharap bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta yang posisinya sangat strategis akan sangat membantu pemerintah DKI Jakarta untuk membuat kehidupan keagamaan dan juga sosial masyarakat menjadi aman, nyaman, tenteram, damai," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Kota dan Kabupaten se-DKI Jakarta di Balai Kota, Selasa, 11 Agustus 2026.
 


Pramono menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya jajaran pengurus baru tersebut. Ia menekankan pentingnya peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menaungi dinamika sosial kemasyarakatan.

Dukungan orang nomor satu di DKI Jakarta itu disambut hangat oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Muhammad Faiz Syukron Makmun. Sosok yang akrab disapa Gus Faiz ini menilai Pemprov DKI memberi perhatian seimbang antara pembangunan fisik dan spiritual warga.

Ia menganalogikan sinergi pemerintah dan ulama ini selaras dengan cita-cita para pendiri bangsa. Pesan ini disebut termaktub dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya.

"Pembangunan jiwa itu diserahkan tentu kepada pemuka agama dengan instrumen keagamaan yang tersedia, sementara pembangunan dari aspek badan, materi, lahiriah, itu kami berterima kasih selama kepemimpinan Bapak Pramono Anung ini rasanya tidak berbeda," papar Gus Faiz.


Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Muhammad Faiz Syukron Makmun (Gus Faiz). Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Gus Faiz mengapresiasi sikap inklusif dan adil yang ditunjukkan Pemprov DKI Jakarta dalam merangkul berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam tanpa membeda-bedakan golongan.

"Ada teman-teman NU, ada Muhammadiyah, saya dari MUI itu merasakan betul perhatian dari hati oleh Bapak Gubernur kepada semua kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk membangun manusia yang adil dan beradab," ucap Gus Faiz.

(Fachri Audhia Hafiez)