Pemerintah Didorong Sediakan Layanan Psikososial Korban Kebakaran di Kemayoran

Anak-anak korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.

Pemerintah Didorong Sediakan Layanan Psikososial Korban Kebakaran di Kemayoran

Fachri Audhia Hafiez • 3 June 2026 15:15

Jakarta: Anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera, mendorong pemerintah menerjunkan tim pendamping guna memberikan layanan psikososial bagi ratusan warga terdampak kebakaran hebat di Kemayoran, Jakarta Pusat. Langkah intervensi mental ini dinilai sangat krusial mengingat bencana besar yang menghanguskan ratusan hunian tersebut menyisakan trauma mendalam, khususnya bagi kelompok rentan.

“Pemerintah perlu menerjunkan pekerja sosial dan relawan pendamping Psikososial yang aktif mendatangi korban. Beri perhatian khusus pada anak-anak yang menyaksikan kebakaran dan lansia yang kehilangan kenangan seumur hidup,” kata Mardani di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 3 Juni 2026.
 


Mardani menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas tragedi yang melanda kawasan Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, pada Senin malam, 1 Juni 2026. Berdasarkan data di lapangan, amukan si jago merah telah meluluhlantakkan sedikitnya 250 rumah warga, menyebabkan 3 orang luka-luka, serta memaksa sekitar 330 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Bagi Mardani, pemulihan kondisi psikologis korban pascabencana tidak boleh dikesampingkan di samping pemenuhan logistik fisik. Guna mengoptimalkan penanganan trauma tersebut, legislator dari Dapil DKI Jakarta I ini mendorong pembentukan posko layanan terpadu satu pintu di lokasi pengungsian.

Melalui posko terintegrasi ini, layanan konseling psikososial dapat disatukan dengan distribusi pangan-sandang, posko kesehatan dasar, serta pengurusan dokumen pengganti yang rusak terbakar. Format satu pintu tersebut bertujuan agar warga terdampak yang sedang terguncang tidak semakin dibebani oleh alur birokrasi yang rumit.

“Korban tidak boleh berpindah dari loket ke loket,” tegas Mardani.


Kebakaran hebat di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa.

Selain mendirikan posko statis, Mardani juga meminta jajaran instansi terkait di bawah pemerintah daerah untuk bergerak proaktif dengan metode jemput bola. Petugas penanggulangan bencana dan tim psikososial wajib menyisir seluruh titik pengungsian secara detail, termasuk mendata para korban yang saat ini memilih menumpang sementara di rumah sanak kerabat.

Di sisi lain, Mardani turut mengingatkan pentingnya mempermudah administrasi penggantian dokumen kependudukan yang hangus tanpa mekanisme yang berbelit-belit. Sinergi pendataan yang akurat dan empati yang tinggi dari negara diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, sehingga seluruh keluarga terdampak di Kemayoran bisa segera menata kembali kehidupan mereka dengan layak.

(Fachri Audhia Hafiez)