Tim Puslabfor Polri Gelar Olah TKP di Lokasi Kebakaran Kemayoran

Petugas dari Puslabfor Mabes Polri saat mengambil sampel di lokasi kebakaran yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan

Tim Puslabfor Polri Gelar Olah TKP di Lokasi Kebakaran Kemayoran

Achmad Zulfikar Fazli • 3 June 2026 14:10

Jakarta: Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang menghanguskan kurang lebih 300 rumah semi permanen di Kemayoran, Jakarta Pusat. Tim yang beranggotakan empat personel tersebut tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu, 3 Juni 2026.

Sebelum ke titik awal api, petugas sempat meminta keterangan dari sejumlah saksi mata. Setelah mendapatkan informasi, tim langsung menuju titik lokasi awal kebakaran yang menghanguskan rumah semi permanen di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, itu.

Dilansir dari Antara, petugas dari Puslabfor Mabes Polri mengambil sejumlah sampel dari titik awal diperkirakan munculnya api. Petugas membawa sejumlah abu dari lokasi tersebut, dan mengambil sejumlah keterangan saksi untuk diuji di laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan kurang lebih selama satu jam.

Kebakaran hebat di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa.

Baca Juga: 

Polisi Periksa Lima Saksi Terkait Kebakaran di Kemayoran

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pihaknya telah memeriksa lima saksi terkait peristiwa kebakaran yang melanda permukiman di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dia menyebutkan saksi yang diperiksa bukan korban kebakaran karena mereka masih syok atas musibah tersebut.

Dia mengungkapkan dari keterangan saksi sementara, ada yang menyatakan penyebab kebakaran dari kompor, namun keterangan tersebut masih didalami.

"Kami masih meminta keterangan saksi yang dari pihak luar, dengan alasan beberapa saksi lainnya yang menjadi potensi untuk kita mintai keterangan itu masih syok," tutur Reynold, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

(Achmad Zulfikar Fazli)