Kehadiran Menteri Keuangan Israel di Parade New York Picu Kontroversi

Menteri Keuangan Israel Bezalel Yoel Smotrich. (Anadolu Agency)

Kehadiran Menteri Keuangan Israel di Parade New York Picu Kontroversi

Willy Haryono • 2 June 2026 16:49

New York: Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menghadiri Israel Day Parade di New York, Amerika Serikat pada Minggu, 31 Mei, bersama Menteri Warisan Israel, Amichai Eliyahu, dan 13 anggota Knesset.

Kehadiran delegasi tersebut memicu kontroversi di tengah meningkatnya kritik internasional terhadap kebijakan Israel di Gaza dan kawasan Timur Tengah.

Smotrich selama ini dikenal karena pernyataannya yang menyerukan pengosongan Jalur Gaza dari penduduk Palestina serta penghancuran wilayah tersebut. Sementara itu, Eliyahu pernah menuai kecaman setelah menyatakan dukungan terhadap penggunaan senjata nuklir dan pemblokiran pasokan makanan bagi warga Gaza.

Dalam pidatonya di hadapan peserta pawai, Smotrich mengatakan acara tersebut mengingatkannya pada Jerusalem Flag March. "Pawai ini mengingatkan saya pada Jerusalem Flag March," kata Smotrich saat menyampaikan sambutannya.

Mengutip dari Middle East Eye, Selasa, 2 Juni 2026, Kantor Jaksa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada Mei lalu mengajukan permohonan surat perintah penangkapan rahasia terhadap Smotrich.

Dugaan pelanggaran yang disebutkan mencakup pemindahan paksa penduduk, diskriminasi, dan kebijakan yang dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan di Tepi Barat yang diduduki.

Pawai tahunan tersebut selama ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender politik New York dan sering dipandang sebagai simbol dukungan terhadap Israel. Namun, acara tahun ini berlangsung di tengah meningkatnya sorotan terhadap operasi militer Israel di Gaza, Lebanon, dan Iran.

Wali Kota New York Zohran Mamdani memilih tidak menghadiri pawai tersebut. Keputusan itu menjadikannya wali kota pertama dalam sejarah acara yang memboikot Israel Day Parade.

Kontroversi juga datang dari mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Dan Shapiro. Melalui unggahan di media sosial X, ia menyatakan bahwa Smotrich tidak diundang ke acara tersebut dan seharusnya tidak hadir.

"Dia tidak diundang ke Israel Day Parade di New York. Dia datang tanpa undangan. Pandangan ekstremnya merugikan hubungan Amerika Serikat dan Israel," tulis Shapiro.

Meski mendapat kritik, Smotrich tetap mengikuti pawai sebagai bagian dari delegasi parlemen Israel yang dipimpin Ketua Knesset Amir Ohana. Kehadirannya kembali memunculkan perdebatan mengenai dampak pandangan politik tokoh-tokoh garis keras Israel terhadap hubungan internasional dan citra Israel di Amerika Serikat. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Negara Arab Kecam Kunjungan Menteri Israel ke Kompleks Masjid Al-Aqsa

(Willy Haryono)