Orang Tua Ungkap Kejanggalan, Balita Daycare Little Aresha Mahir Ikat Tangan-Kaki

Gerbang depan bangunan Daycare Little Aresha Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Orang Tua Ungkap Kejanggalan, Balita Daycare Little Aresha Mahir Ikat Tangan-Kaki

Ahmad Mustaqim • 28 April 2026 18:01

Yogyakarta: Sejumlah kejanggalan mencuat dari pengakuan orang tua terhadap anak-anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha. Salah satunya terkait kemampuan balita yang disebut sudah bisa mengikat tangan dan kaki sendiri. 

AF, salah seorang orang tua, mengatakan salah satu anaknya yang sempat dititipkan di daycare tersebut mengalami perubahan fisik dan perilaku, termasuk hal-hal yang membuatnya terkejut.

“Anak usia 2 sampai 3 tahun kok sudah pintar main tali. Tapi setiap kali main tali itu sudah diikat kakinya sama tangannya,” kata AF di Yogyakarta, Selasa, 28 April 2026. 
 


Tidak hanya satu anak, AF juga menitipkan anak keduanya di daycare yang sama. Anak pertama dititipkan sejak usia 4,5 bulan pada 2021, sempat berhenti, lalu kembali dititipkan pada usia 2 hingga 4 tahun. Sementara itu, anak keduanya dititipkan pada usia 2 hingga 3 tahun.

“Jadi pas penggerebekan, anak saya yang kedua masih ada di sana,” ujarnya.

AF mengatakan anak keduanya terlihat ketakutan saat ditanya soal sekolah. Bocah tersebut menyebut pengasuh di daycare galak dan mengaku takut saat akan memasuki gerbang daycare.

Selain itu, ia juga menemukan perilaku yang tidak biasa pada anaknya. AF menyebut anaknya menolak tidur di kasur dan memilih tidur tanpa celana, hanya menggunakan popok.

“Tidur maunya perutnya dibuka, terus suka cubit, suka gigit, dan lain-lain, banyak banget kalau dirinci,” tuturnya.


Gerbang depan bangunan Daycare Little Aresha Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim


AF juga mengaku sangat sedih karena buah hatinya berulang kali sakit. "Jadi sakit, sembuh, sakit lagi. Yang anak pertama itu sempat bronkopneumonia sampai tiga kali masuk rumah sakit. Terus impetigo juga," ucap AF.

Ia menambahkan, meski diduga mengalami perlakuan yang tidak wajar, anak-anak tersebut kerap menyebut pengasuh di daycare baik saat ditanya orang lain.

AF berharap anak-anaknya bisa memulihkan trauma dari berbagai perilaku buruk yang diterima di daycare Little Aresha. Ia juga meminta aparat memberikan hukuman setimpal untuk para tersangka. 

Sebelumnya, sebanyak 13 tersangka telah ditetapkan dalam kasus kekerasan di Daycare Little Aresha. Di sisi lain, pemerintah setempat juga telah memulai memberikan pendampingan secara gratis bagi para korban. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)