Prabowo Berencana Bangun Museum Agung Nasional di Monas

Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis siang, 5 November 2026. Foto: BPMI Setpres.

Prabowo Berencana Bangun Museum Agung Nasional di Monas

Gabriella Thesa Widiari • 6 November 2026 08:12

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto berencana membangun Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monumen Nasional, Jakarta. Langkah ini diambil untuk menghadirkan sarana sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi berskala besar bagi masyarakat.

"Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 5 November 2026. Pertemuan itu membahas penataan kawasan Monas hingga pengembangan transportasi publik.

Selain museum, Presiden mendorong revitalisasi kawasan Monas agar semakin indah, nyaman, dan berorientasi edukasi. Pembenahan juga menyasar Stasiun Gambir yang belum pernah direnovasi sejak 1970-an guna dijadikan stasiun nasional terpadu sekaligus pusat wisata keluarga.


Ilustrasi Monas. Foto: Kawasan Monas. Foto: Metrotvnews.com/Ardhan.

Di luar Jakarta, Presiden menargetkan pembangunan jalur kereta api di Bali yang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ke kawasan Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, hingga wilayah utara. Rangkaian penataan fasilitas publik ini dirancang untuk mendongkrak kualitas layanan sekaligus memperkuat kebanggaan nasional.

"Bapak Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, Stasiun Gambir, pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tapi juga menjadi nation pride atau kebanggaan nasional," ucap Teddy.

(Gabriella Thesa Widiari)