Jangan Asal Mudik, Ingat Cabut Regulator Gas dan Steker Listrik Sekarang!

Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar apel deklarasi Gerakan Masyarakat Punya APAR (Gempar) di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Jangan Asal Mudik, Ingat Cabut Regulator Gas dan Steker Listrik Sekarang!

Fachri Audhia Hafiez • 18 March 2026 11:02

Jakarta: Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran menyambut arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan secara masif di 65 kelurahan guna memastikan rumah yang ditinggalkan warga dalam kondisi aman dari potensi korsleting listrik maupun kebocoran gas.

"Pencegahan kasus kebakaran terus disosialisasikan agar tidak ada lagi kasus kebakaran saat warga sedang mudik ke kampung halamannya masing-masing. Jadi, memang kami secara intens sejak jauh-jauh hari menyosialisasikan pencegahan pada masyarakat dalam setiap kesempatan," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
 


Muchtar menjelaskan, personel di lapangan telah mendistribusikan 1.495 stiker dan lembar imbauan di titik-titik strategis seperti sekretariat RT/RW hingga posyandu. Warga diingatkan untuk mencabut steker listrik yang tidak digunakan, menghindari colokan bertumpuk, hingga melepas regulator tabung gas. Selain itu, masyarakat diminta melapor kepada pengurus lingkungan sebelum berangkat ke kampung halaman.

Sejalan dengan upaya pencegahan kebakaran, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga memperketat keamanan wilayah dari potensi tindak kriminal. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, telah memerintahkan jajaran camat dan lurah untuk meningkatkan patroli rumah kosong dengan berkoordinasi bersama TNI-Polri.


Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

"Nanti di grup juga saya akan tekankan lagi kepada Pak Camat agar melakukan koordinasi setingkat kecamatan dengan Kapolsek dan Danramil soal patroli rumah kosong. Kami berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur masyarakat lainnya agar melaksanakan patroli secara rutin," tegas Munjirin.

Patroli keamanan ini tidak hanya terpusat pada posko pengamanan, tetapi juga menyisir pemukiman warga hingga tingkat RT dan RW. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkot Jakarta Timur berharap potensi kebakaran maupun aksi pencurian rumah kosong dapat ditekan selama periode libur Idulfitri 1447 H.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)