Jangan Sampai Keliru, Ini Beda Imlek dan Cap Go Meh yang Perlu Diketahui

Ilustrasi Imlek. Foto: Metrotvnews/Zein Zahiratul Fauziyyah.

Jangan Sampai Keliru, Ini Beda Imlek dan Cap Go Meh yang Perlu Diketahui

Putri Purnama Sari • 3 February 2026 15:28

Jakarta: Jelang perayaan Tahun Baru Imlek, banyak masyarakat yang masih salah kaprah tentang Imlek dan Cap Go Meh. Padahal, keduanya memiliki makna, waktu, dan tradisi yang berbeda. Imlek menjadi penanda awal tahun baru, sementara Cap Go Meh hadir sebagai penutup perayaan setelah 15 hari.

Lantas, apa perbedaan Imlek dan Cap Go Meh? Berikut informasinya.

Apa Itu Imlek?

Imlek adalah perayaan Tahun Baru Cina yang menandai pergantian tahun berdasarkan kalender lunar (penanggalan Tionghoa).

Ciri Utama Imlek
  • Dirayakan pada hari pertama bulan pertama kalender Tionghoa
  • Biasanya jatuh antara akhir Januari hingga pertengahan Februari
  • Menjadi momen awal dimulainya tahun baru
  • Sarat dengan doa, harapan, dan awal yang baru
Tradisi Imlek

Beberapa tradisi khas Imlek antara lain:
  • Berkumpul bersama keluarga
  • Membersihkan dan menghias rumah
  • Membagikan angpao
  • Menggunakan warna merah sebagai simbol keberuntungan
  • Sembahyang leluhur dan dewa-dewi
Imlek melambangkan awal baru, harapan rezeki, kesehatan, dan keberuntungan di tahun yang akan datang.
 

Apa Itu Cap Go Meh?


Ilustrasi pexels

Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien:
  • Cap = sepuluh
  • Go = lima
  • Meh = malam
Secara harfiah, Cap Go Meh berarti malam ke-15, yaitu hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian perayaan Imlek. Dilansir dari China Highlights, Cap Go Meh selalu berada di akhir rangkaian perayaan Imlek.

Jika tahun ini perayaan Imlek jatuh pada 17 Februari 2026 maka Cap Go Meh jatuh pada 3 Maret 2026.

Ciri Utama Cap Go Meh
  • Dirayakan 15 hari setelah Imlek
  • Menandai berakhirnya perayaan Tahun Baru Cina
  • Biasanya dirayakan dengan lebih meriah di ruang publik

Tradisi Cap Go Meh

Tradisi yang umum dilakukan saat Cap Go Meh antara lain:
  • Pawai budaya dan barongsai
  • Festival lampion
  • Pertunjukan seni tradisional
  • Kuliner khas Cap Go Meh
  • Doa penutup perayaan Imlek
Cap Go Meh melambangkan penyempurnaan, kebersamaan, dan harapan keberuntungan yang berkelanjutan.
 

Perbedaan Imlek dan Cap Go Meh

Berikut perbedaan utama antara Imlek dan Cap Go Meh:

1. Waktu Perayaan
  • Imlek: Hari pertama kalender Tionghoa
  • Cap Go Meh: Hari ke-15 setelah Imlek
2. Makna
  • Imlek: Awal tahun dan awal kehidupan baru
  • Cap Go Meh: Penutup dan penyempurnaan rangkaian Imlek
3. Suasana Perayaan
  • Imlek: Lebih bersifat kekeluargaan dan spiritual
  • Cap Go Meh: Lebih meriah, terbuka, dan penuh atraksi budaya
4. Tradisi Khas
  • Imlek: Angpao, sembahyang, makan bersama keluarga
  • Cap Go Meh: Pawai, lampion, barongsai, festival budaya

Apakah Imlek dan Cap Go Meh Sama Pentingnya?

Meski berbeda, Imlek dan Cap Go Meh sama-sama penting dalam budaya Tionghoa. Imlek menjadi simbol awal dan harapan baru, sementara Cap Go Meh menjadi simbol penutup yang membawa doa agar keberuntungan terus berlanjut sepanjang tahun.

Di Indonesia, Cap Go Meh juga berkembang sebagai festival budaya lintas etnis, yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas tanpa memandang latar belakang budaya atau agama.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)