Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari. Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Bos OJK Perkuat Koordinasi dengan Menkeu Baru demi Jaga Stabilitas Keuangan
Husen Miftahudin • 16 September 2026 10:00
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap memperkuat koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) setelah Suahasil Nazara resmi menjabat Menteri Keuangan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan koordinasi antara anggota KSSK akan terus diperkuat untuk memantau kondisi sektor keuangan dari berbagai aspek.
"Harapan kami, tentu kita semakin baik koordinasinya dalam kerangka KSSK, stabilitas sistem keuangan, tapi tentu saja juga bagaimana untuk mendorong perekonomian nasional makin tumbuh," kata Friderica seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 16 September 2026.
Friderica menyambut Suahasil sebagai Menteri Keuangan baru. Ia menilai Suahasil memiliki pengalaman yang relevan dalam koordinasi sektor keuangan karena pernah menjadi anggota Dewan Komisioner OJK ex officio dari Kementerian Keuangan.
"Kami pernah bekerja sama dalam satu atap OJK. Jadi dalam hal ini, pertama, saya mengucapkan selamat. Kedua, beliau figur yang mumpuni. Dan yang ketiga, beliau pernah menjadi keluarga besar OJK," ujar Friderica.
Friderica juga menyampaikan apresiasi kepada Purbaya Yudhi Sadewa atas koordinasi yang telah dilakukan bersama OJK selama menjabat Menteri Keuangan. "Terima kasih atas semua sumbangsih beliau selama satu tahun ini," kata dia.
(Menkeu Suahasil Nazara. Foto: Tangkapan layar YouTube Kemenkeu)
Koordinasi KSSK berjalan rutin
Saat ditanya mengenai agenda koordinasi OJK dengan Kementerian Keuangan dalam waktu dekat, Friderica mengatakan komunikasi antaranggota KSSK selama ini telah berjalan secara rutin.
Menurut dia, koordinasi tersebut tidak hanya dilakukan melalui rapat formal, tetapi juga mencakup pembahasan kondisi sektor keuangan dari berbagai sisi.
"Antara OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan LPS, kita sama-sama bagaimana kita melihat sektor keuangan kita dari segala sisi; fiskal, moneter, kebijakan makroprudensial, kemudian dari sisi LPS-nya juga. Kita sama-sama memastikan sistem keuangan di Indonesia stabil dan juga bagaimana bisa lebih berkontribusi sama perekonomian nasional," kata Friderica.
Suahasil sebelumnya menyatakan siap melanjutkan koordinasi dengan KSSK dalam menentukan arah kebijakan fiskal dan ekonomi ke depan. Ia menyebut koordinasi lintas lembaga tersebut memberikan pandangan komprehensif mengenai pembangunan ekonomi Indonesia.
KSSK terdiri atas Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam rapat KSSK belakangan ini, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara juga turut memberikan masukan dari perspektif pengelolaan investasi dan bisnis berskala besar.
Suahasil resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 14 September 2026, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Serah terima jabatan Menteri Keuangan kemudian berlangsung di Kementerian Keuangan pada Selasa, 15 September 2026.