Ilustrasi. Foto: Magnific.
Suku Bunga AS Naik, Porsi Investasi Kripto Berpotensi Berubah
Ade Hapsari Lestarini • 18 September 2026 19:37
Jakarta: Kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) berpotensi membuat sebagian investor menurunkan porsi investasi pada aset kripto. Di sisi lain, ada investor yang tetap melihat kripto sebagai aset untuk investasi jangka panjang.
Tokocrypto menilai respons investor terhadap kebijakan suku bunga AS bergantung pada risk appetite dan strategi investasi masing-masing. Dampaknya juga tidak hanya dirasakan di pasar kripto, tetapi pada investasi secara umum.
"Memang ini sebetulnya impact-nya tidak hanya di dunia kripto, tapi di semua investasi. Tapi kembali lagi tergantung risk appetite masing-masing, strategi investasi masing-masing," ucap CEO Tokocrypto Calvin Kizana dalam acara Tokocrypto Media Gathering di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.
Ia mencontohkan investor dapat membagi dana yang dimiliki ke sejumlah jenis aset dengan porsi berbeda. Misalnya, sebagian dana ditempatkan pada saham dan obligasi, sementara sebagian lainnya dialokasikan ke aset kripto yang memiliki risiko lebih tinggi.
Menurut dia, perubahan kebijakan suku bunga The Fed dapat membuat sebagian investor menyesuaikan kembali alokasi tersebut. Namun, sebagian investor lainnya tetap mempertahankan porsi kripto karena melihat aset tersebut untuk tujuan investasi jangka panjang.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana. Foto: dok istimewa.
Baca Juga :
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps Jadi 3,75-4%
Harga bitcoin menguat tipis
Di sisi lain, harga bitcoin menguat tipis pada perdagangan Kamis waktu setempat, memperpanjang pemulihan setelah anjlok tajam dua hari sebelumnya. Pergerakan bitcoin masih terbatas karena pasar mencermati kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) serta sinyal pengetatan kebijakan moneter lanjutan.
Mengutip Investing.com, Jumat, 18 September 2026, harga bitcoin naik 0,7 persen menjadi USD76.498,30. Pergerakan tersebut terjadi setelah bitcoin hanya menunjukkan respons terbatas terhadap keputusan The Fed sehari sebelumnya.
Pergerakan harga bitcoin utamanya dipengaruhi oleh keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk menaikkan suku bunga dana federal menjadi 3,75 persen sampai 4,00 persen dari 3,50 persen hingga 3,75 persen. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar.
Ringkasan Proyeksi Ekonomi terbaru juga menunjukkan sejumlah indikasi pengetatan kebijakan lebih lanjut. Grafik titik atau dot plot memperlihatkan sedikitnya 12 anggota FOMC memperkirakan masih terdapat satu kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini. (Tiaranissa Juliansyah)