Polda Metro Ajak Warga Bekasi Jaga Persaudaraan Jelang Pilkades

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto didampingi Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar memberikan keterangan di Jakarta, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.

Polda Metro Ajak Warga Bekasi Jaga Persaudaraan Jelang Pilkades

Siti Yona Hukmana • 18 September 2026 17:46

Jakarta: Polda Metro Jaya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan tali persaudaraan menjelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada Minggu, 20 September 2026. Perbedaan pilihan dinilai hal wajar dalam demokrasi tingkat desa, sehingga tidak boleh menjadi pemicu perselisihan antarwarga.

"Pilkades adalah bagian dari proses demokrasi di tingkat desa. Mari kita jalani setiap tahapannya dengan tenang, tertib, dan tetap mengedepankan persaudaraan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, dilansir Antara, Jumat, 18 September 2026.

Budi juga meminta masyarakat agar menggunakan hak pilihnya secara bebas dan bertanggung jawab, menghormati pilihan sesama warga, serta bersama-sama memelihara suasana kondusif sebelum hingga sesudah pemungutan suara yang digelar di 154 desa tersebut.

Warga juga diimbau agar menghindari provokasi, intimidasi, ancaman, kekerasan, penyebaran berita bohong, maupun fitnah yang berpotensi memicu konflik sosial.

"Siap menang, siap menerima hasil. Jika terdapat keberatan terhadap proses maupun hasil Pilkades, sampaikan melalui mekanisme dan jalur resmi yang telah ditentukan," ujar Budi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto didampingi Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar memberikan keterangan di Jakarta, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.

Semangat menjaga keharmonisan tersebut sebelumnya juga ditegaskan dalam Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), camat, ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), hingga para calon kepala desa.

Budi mengingatkan proses pemilihan akan selesai pada waktunya, tetapi hubungan kemasyarakatan dan kehidupan bertetangga harus terus terjalin dengan baik.

"Mari wujudkan Pilkades yang aman, tertib, dan damai. Berbeda pilihan bukan alasan untuk kehilangan persaudaraan," ungkap Budi. 

(Siti Yona Hukmana)